Pendidikan & Kesehatan

Wisata ke Mojokerto, Pengunjung Dihimbau Patuhi Protokol Kesehatan

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) memastikan tempat wisata di Kabupaten Mojokerto sehat dan aman bagi pengunjung.

Ini lantaran sebelum dinyatakan siap dibuka, ada tim evaluasi yang melakukan evaluasi dan memberikan sertifikat layak.

Kepala Disparpora Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo mengatakan, Alat Pelindung Diri (APD), cuci tangan, bilik disinfektan sudah terpasang di sejumlah tempat wisata yang dikelola Pemkab Mojokerto sebelum tempat wisata dinyatakan siap dibuka. “Kita juga siapkan hand sanitizer, termo gun,” ungkapnya, Senin (16/11/2020).

Untuk tempat wisata yang dikelola swasta, masih kata Amat, pemerintah daerah juga memberikan bantuan untuk protokol kesehatan. Bantuan tersebut juga diberikan untuk hotel dan restoran yang ada di Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, Pemkab Mojokerto menutup tempat wisata pasca ada Covid-19.

“Insya Allah, kita di Jawa Timur tempat wisata yang pertama kali buka. Namun sebelum dibuka, kita evaluasi karena ada tim evaluasi yang melakukan evaluasi terhadap tempat wisata. Kalau sudah siap, kita berikan sertifikat layak bisa dibuka sesuai dengan SE Gubenur dan kita bantu APD untuk persiapan buka,” katanya.

Mantan Camat Gondang ini menghimbau kepada para pengunjung yang akan masuk wilayah wisata di Kabupaten Mojokerto untuk tetep mematuhi protokol kesehatan. Yakni dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun di tempat wisata yang sudah disiapkan.

“Wisata di Kabupaten Mojokerto, wisata yang sehat dan aman bagi para pengunjung kami karena kami tiap masuk di sana ada himbauan-himbauan kepada para pengunjung. Ada petugas khusus yang membawa mega pon untuk keliling, di samping itu juga ada himbauan melalui speaker,” ujarnya.

Di sejumlah tempat wisata di Kabupaten Mojokerto juga dipasang spanduk himbauan terkait protokol kesehatan. Hal tersebut dilakukan, tegas Amat, sebagai upaya pencegahan penyebaran dan mencegah kluster di pariwisata di Kabupaten Mojokerto. [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar