Pendidikan & Kesehatan

Waspadai Covid, Jam Berangkat dan Pulang Sekolah Jadi Perhatian di Jember

Ardi Pujo Prabowo, anggota Komisi D [foto: Oryza A. Wirawan]

Jember (beritajatim.com) – Komisi D DPRD Jember, Jawa Timur, mendapat desakan dari masyarakat agar pembelajaran tatap muka di sekolah segera dilaksanakan. Apalagi saat ini sekolah akan memasuki masa ujian. Namun polisi mengingatkan bahwa pemantauan harus dilakukan saat kedatangan dan kepulangan siswa.

“Orang tua agak kewalahan. Ada beberapa hal yang semestinya bisa dilakukan tenaga pendidikan. Orang tua banyak yang mengeluh. Kami menyampaikan kepada mereka bahwa kami akan mengupayakan itu di zona yang sudah aman,” kata Ardi Pujo Prabowo, anggota Komisi D, dalam acara dialog publik yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian terhadap Masyarakat Universitas Jember, di Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu (7/4/2021).

“Data update tanggal 6 April 2021 sampai pukul 13.00 WIB, ada penambahan enam kasus baru dan dua kasus sembuh. Ada beberapa wilayah kecamatan yang masuk dalam risiko sedang. Ini tentu perlu mendapatkan perhatian. Untuk zona tidak ada kasus, ada tiga kecamatan, yakni Ledokombo, Jenggawah, dan Jombang,” kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Jember Komisaris Kadek Ary Mahardika.

Ardi mengatakan, kinerja Satuan Tugas Penanganan Covid-19 bisa diapresiasi. “Kinerja satgas saat ini luar biasa. Sebaran Covid-19 tidak seperti dulu, sehingga kami berharap agar pembelajaran tetap muka ini bisa segera dilaksanakan. Tentunya dengan beberapa kriteria dari pemerintah,” katanya.

Komisaris Kadek Ary Mahardika mengatakan, jika pembelajaran tatap muka dilaksanakan, seluruh kepolisian sektor di Jember akan diperintahkan untuk membantu sekolah. Ini dikarenakan pandemi Covid belum sepenuhnya berakhir.

“Hal ini karena tidak semua siswa bisa diantar orang tua. Kami akan awasi di sana, karena untuk di sekolah, penerapan protokol kesehatan tentu sudah bisa dilaksanakan dengan baik di bawah pengawasan guru,” kata Mahardika. Dia mengatakan, perlu ada partisipasi publik dan kerjasama dalam menghadapi pandemi.

Dua sekolah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yakni SD Negeri Sumbersari 02 dan SMP Negeri 7 akan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka, Jumat (9/4/2021). “Kami sudah komunikasikan kepada bupati selaku ketua satgas. Kita lihat bersama-sama bagaimana simulasi ini untuk meyakinkan Ketua Satgas (penanganan Covid-19) dan seluruh anggotanya bahwa ujian sekolah secara tatap muka bisa dilakukan serentak,” kata Sekretaris Daerah Jember Mirfano. [wir/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar