Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Wartawan Beritajatim.Com Jadi Penelitian Riset Dosen dan Mahasiswa Fikom Unesa

Gresik (beritajatim.com) – Untuk kesekian kalinya wartawan beritajatim.com menjadi bahan penelitian ilmiah yang dilakukan oleh mahasiswa. Kali ini mahasiswa Fakultas Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (Fikom Unesa) bersama dosen pembibingnya melakukan penelitian terkait dengan ‘Tantangan Jurnalisme Online di Era Disrupsi Informasi’ terhadap wartawan media online beritajatim.com yang bertugas di Gresik.

Ada beberapa obyek yang dijadikan penelitian. Diantaranya jurnalis media cetak, media online, dewan redaksi, dan pemilik media.

Favian Daffa Gusma, salah satu mahasiswa Fikom Unesa menuturkan, dalam penelitian ini dirinya juga melibatkan dua dosen peneliti guna mengupas penelitian soal jurnalisme di masa kini.

“Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan deskripsi kondisi jurnalisme online di era disrupsi informasi saat ini. Perkembangan teknologi digital membawa konsekuensi dalam praktik jurnalisme di Indonesia. Interaktifitas yang ditawarkan oleh media baru, membuat informasi semakin dan semakin cepat bergulir dari media ke masyarakat,” tuturnya, Minggu (15/08/2021).

Masih menurut Favian, alasan dipilihnya disrupsi informasi karena menuntut media serba cepat dalam mengerjakan proses pembuatan berita. Para jurnalis pun harus berlomba dengan keberadaan para influencer dan media non pers yang juga banyak menyajikan informasi ke masyarakat.

“Di sisi lain, kerja jurnalisme menuntut sebuah proses panjang sejak pemilihan peristiwa, pengumpulan informasi, hingga verifikasi ke narasumber. Seluruh dualitas ini ada dalam kerja jurnalisme online saat ini. Mereka harus berjibaku antara tuntutan era dan penegakan prinsip jurnalisme,” ujarnya.

Ia menambahkan, penelitian ini hadir sebagai upaya untuk mencari tahu bagaimana pemahaman dan pengalaman para praktisi jurnalisme online terhadap disrupsi informasi. Tantangan yang mereka hadapi, pandangan terhadap kehadiran media personal, serta resiliensi mereka di era disrupsi.

Sementara dosen tim peneliti Fikom Unesa Awang Dharmawan dan Putri Aisyiyah menyatakan penelitian ini menggunakan metode fenomenologi, yang menitikberatkan pada pencarian data-data kesadaraan pemahaman dan perilaku indvidu pada konteks situasi tertentu.

“Partisipan dalam penelitian ini adalah praktisi yang berasal dari unsur lembaga profesi jurnalis, jurnalis, dewan redaksi, dan pemilik media. Sedangkan output yang direncanakan dalam penelitian ini adalah publikasi jurnal nasional ataupun proceeding internasional,” pungkasnya. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar