Pendidikan & Kesehatan

Takut Vaksin

Warga Takut Vaksinasi Covid-19, Polres Mojokerto Siapkan Tenaga Hypnoterapi

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander saat mengunjungi Gerai Vaksin Presisi Bhakti Kesehatan Bhayangkara di Polsek Trowulan. [Foto : istimewa]

Mojokerto (Beritajatim.com) – Polres Mojokerto menyiapkan tenaga hypnoterapi dibantu Gerai Vaksin Presisi Bhakti Kesehatan Bhayangkara di Polsek Trowulan. Tenaga hypnoterapi ini disiapkan bagi masyarakat yang takut vaksin dengan sasaran 220 orang.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, kegiatan untuk negeri tranformasi Polri yang presisi mendukung percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju tersebut dengan sasaran masyarakat dan mahasiswa.

“Hari ini, kami melaksanakan serangkaian percepatan untuk pelaksanaan kegiatan vaksinasi serentak kepada warga masyarakat dan hari ini digelar wilayah Kecamatan Trowulan. Yakni di Polsek Trowulan dan untuk hari ini kami melaksanakan kegiatan vaksinasi kurang lebih ada 500 orang,” ungkapnya, Senin (18/7/2021).

Polres Mojokerto menyiapkan tenaga hypnotherapy yakni dari anggota Satlantas Polres Mojokerto. Kanit Turjawali Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Edy Widoyono menjadi tenaga hypnoterapi untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat yang takut disuntik vaksin

“Kita sudah melihat tadi, ada salah satu peserta vaksinasi yaitu dari adik-adik mahasiswa yang mana mengatakan takut disuntik. Namun setelah diberikan hypnotherapy akhirnya sudah tidak takut lagi disuntik dan akan menjadi pelopor untuk protokol kesehatan di tengah-tengah masyarakat nantinya,” katanya.

Kapolres berharap, vaksinasi Covid-19 bisa berjalan terus. Dengan percepatan vaksinasi, diharapkan agar nantinya seluruh warga masyarakat Mojokerto bisa dilakukan vaksin yang nantinya dapat meningkatkan herd immunity kepada seluruh warga masyarakat. Kapolres berharap, agar nantinya masyarakat terbebas dari ancaman Covid-19.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander saat mengunjungi Gerai Vaksin Presisi Bhakti Kesehatan Bhayangkara di Polsek Trowulan. [Foto : istimewa]

Sebelum dilakukan vaksinasi, peserta menjalani pemeriksa yang dilakukan petugas. Penerima vaksin diperiksa kesehatan untuk melihat kondisi kesehatan dan mengidentifikasi kondisi penyerta serta melakukan pemeriksaan fisik sederhana. Meliputi suhu tubuh, tekanan darah dan saturasi oksigen.

Petugas kemudian melakukan pengimputan data skrining hasil pemeriksaan. Data yang diinput akan keluar rekomendasi hasil apakah calon penerima vaksin bisa lanjut vaksinasi atau tidak atau harus ditunda. Vaksin diberikan kepada yang memenuhi syarat dan penerima vaksin diberikan kartu vaksinasi.

Dari sebanyak 220 orang sasaran, sebanyak 217 orang hadiri untuk mengikuti vaksinasi, namun tiga di antaranya tidak memenuhi syarat dilakukan vaksinasi. Sehingga total yang ikut vaksinasi di Polsek Trowulan ada sebanyak 214 orang. Kegiatan dilanjutkan pembagian paket sembako kepada masyarakat terdampak.

Ada sebanyak 20 paket sembako yang diberikan bagi masyarakt yang terdampak Covid-19 di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Dengan berjalan kaki, Kapolres memberikan paket sembako kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pemilik kios di sepasang Jalan Candi Brahu.

Kapolres juga memberikan himbauan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Seperti menjaga jarak, wajib menggunakan masker dan membantu pemerintah untuk memutus mata rantau Covid-19 saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar