Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Warga Sekitar Kantor Dinkes-KB Sampang Terserang DBD

Ilustrasi.

Sampang (beritajatim.com) – Kasus Demam Berdarah (DBD) yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti ternyata sarangnya tidak jauh dari kantor Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang. Satu warga yang berdomisili sekitar 100 meter dari kantor tersebut dilarikan ke RSUD setempat hingga menjalani opname karena positif demam berdarah.

“Sudah lima hari berada di RSUD karena DBD, sampai saat ini masih opname,” ujar salah satu keluarga pesien yang engan disebutkan identitasnya, Senin (17/1/2022).

Tepisah, dr Abdullah Najich Kepala Dinkes-KB saat dihubungi mengatakan bahwa semua laporan tentang kasus DBD akan ditindaklanjuti.

“Semua laporan yang masuk ke kami akan kita verifikasi, kemudian dilakukan fogging,” terangnya.

Saat ditanya jumlah kasus DBD, dr Najich menyarankan untuk menghubungi bagian Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2PM). Alhasil bahwa kasus DBD pertanggal 17 Januari 2022 sebanyak 37 kasus.

“Kami mengimbau kepada semua warga untuk menerapkan perilaku hidup bersih, serta mengajak semua stakeholder guna bersama-sama membersihkan sarang nyamuk, dan membentuk kelompok Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui Puskesmas terdekat. Selain itu galakan gerakan 3 M, yakni menguras, menutup dan mengubur,” kata Syamsul Hidayat, Kasi P2PM, Dinkes-KB Kabupaten Sampang. [sar/but]

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar