Pendidikan & Kesehatan

Warga Sekapuk Gresik Tetap Tolak Puskesmas Dipindah

Gresik (beritajatim.com) – Pemindahan Puskesmas di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah Gresik masih berbuntut panjang. Hal ini dikarenakan warga setempat tetap menolak puskesmas tersebut dipindah. Bahkan, warga di sana bersedia menyediakan lahan untuk pembangunan puskesmas.

Kepala Desa Sekapuk Abdul Halim mengaku sudah melakukan musyawarah dengan BPD maupun tokoh masyarakat. Mereka bersikeras tidak ingin puskesmas Sekapuk dipindah ke Desa Bolo.

“Ini kami berupaya untuk komunikasi dengan Pemkab Gresik. Nanti solusinya gimana. Soalnya warga sudah protes,” ujarnya, Minggu (28/04/2019).

Halim menambahkan, jika alasan puskesmas dipindah karena lahannya kurang luas. Pihaknya bersedia menyediakan lahan baru. Lokasinya tidak jauh dari puskesmas yang sekarang.

“Lokasinya kurang lebih 200 meter,” tambahnya.

Masih menurut Halim, pihaknya juga sempat ditawari untuk mencarikan tanah baru oleh Pemkab Gresik. Ia sudah dapat. Ada tanah seluas 1.000 meter per segi. Hanya saja, Halim mengaku setelah tanah didapatkan itu malah dibatalkan oleh Pemkab.

“Dulu pernah dimintai untuk mencarikan tanah. Sudah dapat dan harganya murah. Tapi, kok tiba-tiba dibatalkan,” ujarnya.

Malahan masih terkait dengan ini, kata Halim, Pemdes-nya dijanjikan puskesmas pembantu. Gedung puskesmas lama itu digunakan puskesmas pembantu. Hal inilah yang menyebabkan warganya keberatan. Sebab, sudah 40 tahun Puskesmas Sekapuk telah berdiri.

“Kami keberatan kalau dipindah terus dijadikan puskesmas pembantu. Bagaimana pun warga Desa Sekapuk tetap berupaya puskesmas yang lama jangan dipindah,” paparnya.

Seperti diberitakan, rencananya puskesmas Sekapuk bakal dipindah ke Desa Bolo. Pasalnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik sudah menyiapkan anggaran Rp 8,2 milliar untuk pembangunan puskesmas terakreditasi Madya itu. Saat ini, proses lelang masih dalam kelengkapan berkas. Dinkes masih melakukan konsultasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar