Pendidikan & Kesehatan

Warga Ponorogo Terpapar Covid-19 Tembus 1.500 Orang

Ponorogo (beritajatim.com) – Selama 10 bulan pandemi Covid-19 di Ponorogo. Sampai saat ini, belum ada tanda-tanda pandemi itu akan berakhir. Itu terlihat dari selalu adanya tambahan kasus konfirmasi baru disetiap harinya. Bahkan, orang yang terpapar sampai sekarang sudah tembus 1.500 orang.

Data teranyar tim satgas Covid-19 Ponorogo mencatat, total kasus Covid-19 di bumi reyog ada 1.506 kasus. Jumlah itu setelah ada tambahan 8 kasus konfirmasi baru. Ada sedikit kelegaan, sebab tambahan kasus terakhit itu mengalami penurunan. Jika dibandingkan dengan tambahan hari-hari sebelumnya yang mencapai puluhan orang.

“Alhamdulillah, hari ini kasus positif turun. Ada 8 kasus tambahan baru,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Sabtu (16/1/2021).

Ipong menceritakan, 8 kasus konfirmasi baru itu, terdiri dari 7 pasien yang berstatua suspek dengan gejala ringan hingga berat. Setelah dilakukan pemeriksaan PCR, didapatkan hasil yang positif. Kemudian 1 pasien sisanya merupakan kasus kontak erat kasus sebelumnya.

“Mereka tersebar di 5 kecamatan, yakni Kecamatan Balong (1), Kauman (3), Ponorogo (1), Slahung (2) dan Sambit (1),” katanya.

Kasus pasien Covid-19 yang meninggal, akhir-akhir ini tegak lurus dengan kasus konfirmasi baru. Artinya, hampir setiap hari juga selalu ada penambahan pasien yang meninggal. Meski jumlahnya tidak banyak, tetapi selalu ada. Hari ini, ada 3 orang pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Yakni 2 laki-laki usia 28 tahun dan 38 dari Kecamatan Jetis dan Ponorogo. Serta pasien perempuan usia 68 tahun asal Kecamatan Sambit.

“Dengan tambahan 3 pasien yang meninggal ini, jumlah total pasien Covid-19 di Ponorogo yang meninggal mencapai 76 orang,” pungkasnya.(end/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar