Pendidikan & Kesehatan

Warga Kota Malang Bandel Tak Pakai Masker, Diberi Sanksi Menyapu

Warga Kota Malang tidak bermasker dihukum menyapu.

Malang(beritajatim.com) – Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi memimpin langsung operasi gabungan penerapan sanksi sosial bagi warga yang tidak bermasker. Operasi gabungan ini dilakukan bersama TNI dan Polri. Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata dan Dandim 0833 Letkol Arm Ferdian Primadhona turut serta mengawal penertiban ini.

Sofyan Edi mengatakan, operasi gabungan sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19. Pemerintah Kota Malang sendiri telah mengeluarkan kebijakan sanksi dalam Perwali Nomor 30 tahun 2020.

“Kita harus bersama-sama taati aturan. Dengan begitu Malang jadi zona hijau lagi. Memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ya dengan disiplin memakai masker. Itu adalah cara yang paling efektif,” ujar Sofyan Edi.

Sofyan Edi mengatakan, Pemkot Malang mengajak seluruh masy di Malang selama beraktivitas di luar rumah harus tertib menggunakan dan memakai masker. Protokol kesehatan wajib dipatuhi. Sebab, selain sanksi sosial seperti menyapu, memungut sampah juga telah disiapkan sanksi membaya denda.

“Opsgab ini untuk peringatan kemudian kiya juga membagi masker. Selanjutnya, akan kita kenakan denda. Ini wujud rasa cinta kita terhadap masyarakat supaya tidak terpapar Covid-19,” tutur Sofyan Edi.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata mengatakan pihaknya akan terus mengawal hingga 24 September 2020. Pihaknya telah menyiapkan 15 ribu masker untuk dibagian sebagai wujud dari gerakan Jatim Bermasker. Dia berharap masyarakat tertib dan tidak bandel.

“Kita utamakan masker. Makanya ada program Jatim bermasker. Kita tidak hanya menyuruh pakai masker, tetapi sudah disiapkan 15 ribu masker untuk dibagikan ke warga. Kalau kalau melanggar lagi kita kenakan sanksi denda,” tandas Leonardus. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar