Pendidikan & Kesehatan

Warga Gubeng Surabaya Tolak Bangunan SD Jadi Tempat Isolasi

Warga Gubeng Surabaya Tolak Bangunan SD jadi Tempat Isolasi

Surabaya (beritajatim.com) – Warga RW 02 Gubeng Jaya dan warga RT 14 RW 02 Gubeng Jaya menolak rencana SDN Gubeng 1 untuk digunakan sebagai lokasi isolasi pasien COVID-19 karena lokasinya yang tidak sesuai dengan syarat penanganan COVID-19.

Penolakan warga berupa pemasangan banner bertuliskan ‘Seluruh Warga RW. 02 Gubeng Jaya dan Warga RT.14 – RW.02 Gubeng Jaya Menolak SDN Gubeng 1 Dijadikan Tempat Isoman Pasien Terinfeksi COVID-19’ yang dipasang didepan SDN Gubeng 1.

“Kita menolak, karena lokasi SD ditengah pemukiman warga yang padat penduduk,” kata Haji Chusaini Tokoh Masyarakat sekaligus warga RT 14 RW 02, Gubeng Jaya saat ditemui di lokasi, Kamis 22 Juli 2021.

Menurutnya, lokasi sekolah berada di tengah-tengah pemukiman warga. Lalu aksesnya pun sulit dijangkau karena tidak seperti sekolah lainnya yang biasa berada dekat dengan akses jalan raya.

“Apalagi disini jalurnya sempit, kalau ada suara sirine ambulance membuat kita was-was dan tidak tenang,” jelasnya yang juga ketua Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FPKM) Kelurahan Gubeng ini.

Ditempat yang sama Ketua RW 02 Joko Susanto menyampaikan warga tidak mendapatkan sosialisasi terkait penggunaan SDN Gubeng 1 sebagai tempat penananganan COVID-19. “Saat ini belum ada sosialisasi, sudah itu saja,” tandasnya.

Setelah ada pihak dari Kecamatan Gubeng, warga tampak membereskan dan memasukkan kursi-kursi yang sebelumnya sudah tertata rapi di halaman sekolah sebagai persiapan tempat isolasi COVID-19 dan banner penokakan yang terpasang sudah dilepas oleh warga setempat.

Terpisah, ketika dikonfirmasi pihak Kelurahan Gubeng melalui resepsionis mengatakan bahwa Lurah Gubeng tidak menerima konfirmasi apapun karena masih melakukan koordinasi.(asg/ted).



Apa Reaksi Anda?

Komentar