Pendidikan & Kesehatan

Warga dari Zona Merah Tambah Total ODP di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Banyaknya warga yang masuk dari luar daerah mengakibatkan jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) wabah virus corona di kabupaten Pamekasan, kembali naik ke angka sebanyak 85 orang, Jum’at (27/3/2020).

Jumlah tersebut bertambah sebanyak tujuh orang dari total ODP yang terjadi pada hari sebelumnya, yang berakhir di angka sebanyak 78 ODP dan tersebar di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, Kamis (26/3/2020) kemarin.

Berdasar peta sebaran wabah virus corona alias Covid-19 hasil pantauan Tim Covid-19 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, dari total 85 ODP terbanyak di kecamatan Tlanakan yang mencapai angka sebanyak 21 orang. Disusul kecamatan Pamekasan (Kota) dengan angka sebanyak 12 orang.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, penambahan status ODP karena banyaknya warga yang masuk ke kabupaten Pamekasan berasal dari zona merah penyebaran virus asal Tiongkok. Seperti dari wilayah Malang, Surabaya, Jakarta atau bahkan dari luar negeri.

Bahkan sebagian warga yang datang dari Jakarta, juga tidak lepas dari upaya Tim Satgas Covid-19 Pamekasan untuk dilakukan penyemprotan disinfektan. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif sekaligus pencegahan penyebaran virus corona.

Bahkan dalam dua hari terakhir, Tim Satgas Covid-19 bersama Polres Pamekasan juga melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah jalan protokol di Pamekasan. Termasuk langkah taktik pemkab menutup sejumlah pusat keramaian, semisal lokasi wisata hingga alun-alun Arek Lancor. [pin/kun] 





Apa Reaksi Anda?

Komentar