Pendidikan & Kesehatan

Warga dari Zona Merah Perbanyak Jumlah ODR di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Banyaknya jumlah warga dari luar daerah yang kembali ke Pamekasan, disinyalir membuat status Orang Dalam Resiko (ODR) dalam peta sebaran wabah virus corona meningkat tajam dibandingkan sebelumnya.

Berdasar peta rilis peta penyebaran Covid-19 Pamekasan, Jumat (3/4/2020), sebanyak 6.610 warga dalam status ODR. Jumlah itu ratusan lebih tinggi dibandingkan rilis sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 6.008 orang dalam status serupa.

Peningkatan serupa juga terdata dalam status Orang Dalam Pantauan alias ODP. Sebelumnya tercatat sebanyak 191 orang, saat ini menjadi 200 orang atau bertambah sembilan orang dari hasil rilis sebelumnya, yaitu pada Kamis (2/4/2020).

“Penambahan (jumlah ODR dan ODP) ini tidak lepas dari banyaknya warga luar daerah yang datang ke Pamekasan, sebagian besar di antara mereka berasal dari zona merah penyebaran virus corona,” kata Ketua Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Totok Hartono.

Sementara untuk status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tetap bertahan di angka tiga. Ketiganya tersebar di tiga kecamatan berbeda di Pamekasan. Masing-masing satu orang di Kecamatan Galis, Larangan dan satu orang lainnya di Kecamatan Pamekasan (Kota).

Seperti diketahui, Pamekasan tercatat sebagai salah satu kabupaten di Jawa Timur, yang dinyatakan sebagai zona merah penyebaran Covid-19. Hal tersebut tidak lepas dari adanya satu orang PDP yang meninggal dunia dan dinyatakan positif terinfeksi corona [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar