Pendidikan & Kesehatan

Warga Curhat, Aplikasi ‘Surabaya Lawan Covid’ Sulit Diakses

Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Surabaya terus meninjau persiapan kampung-kampung tangguh di Kota Surabaya. Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengunjungi kampung Tangguh di wilayah Tenggilis Mulya.

Dalam kunjungannya, Whisnu dicurhati oleh warga terkait dengan aplikasi Surabaya Lawan Covid-19. Menurutnya, saat ini aplikasi tersebut tak bisa diakses lagi via ponsel pintar.

Padahal, bagi warga aplikasi itu sangat penting dan dibutuhkan. Untuk memantau kondisi terkini wilayah warga tersebut. Sehingga mereka bisa memproteksi diri agar tak tertular covid-19.

“Tadi terkait aplikasi, mereka nggak bisa akses atau meng-update. Padahal itu yang kita butuhkan sebenarnya. Nanti kita koreksi terkait aplikasi ini kenapa problemnya,” kata Whisnu.

Bukan hanya terkait dengan aplikasi yang tak bisa diakses. Namun pula juga data yang tak update di aplikasi tersebut. Salah satunya adalah, adanya orang yang sudah sembuh dari covid-19, namun di website dan aplikasi, tetap dinyatakan sebagai pasien covid-19.

Menurut Whisnu, hal itu adalah problem besar. Sebab dengan adanya kekeliruan seperti itu, akan ada kemungkinan pasien tersebut dikucilkan warga, padahal nyatanya sudah sembuh.

Maka dari itu, ia akan menyampaikan ini ke Dinas Kesehatan dan Dinas Komunikasi dan Informatika, terkait data itu. Ia juga berpesan, kepada seluruh warga Kota surabaya yang tak bisa akses web dan aplikasi, sementara kalau aplikasinya tidak bisa, bisa lapor dulu ke kelurahan atau puskesmas.

“Kita itu mantaunya dari web dan aplikasi itu. warga sudah sembuh lah ternyata di situ masih dikatakan sakit saja kan itujadi problem juga. Kasihan orangnya tetep dikucilkan padahal dia sudah fine. Artinya mereka (warga) sebenarnya sudah siap untuk meng-update data. Lapor dulu ke kelurahan ya, manual dulu. Nanti kita perbaiki,” katanya. [ifw/but]






Apa Reaksi Anda?

Komentar