Pendidikan & Kesehatan

Wali Murid di Surabaya Tidak Ingin Ada Pembelajaran Tatap Muka

Surabaya (beritajatim.com) – Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengungkapkan jika pemberlakuan sekolah tatap muka di Kota Pahlawan urung dilakukan. Sekolah di Surabaya tetap memberlakukan belajar daring.

“Hal ini salah satunya karena adanya keputusan dari pemerintah pusat. Jadi pembelajaran di Kota Surabaya tetap dilakukan dengan cara daring,” ujar Whisnu ditemui usai rapat koordinasi bersama jajaran Pemkot Surabaya, Kamis (7/12/2021).

Meski tetap dilakukan daring, Whisnu memastikan tengah menyusun skema agar kualitas pendidikan yang diberikan tetap terjamin. “Salah satunya terkait pemantauan. Bagaimana sistem pembelajaran daring ini juga masih tetap bisa memantau secara ketat siswa yang belajar dari rumah,” paparnya.

“Di sini, Komite Sekolah juga akan kita libatkan. Kepala Sekolah juga, begitu pun para Wali Murid. Semua kita libatkan,” urai Whisnu lebih lanjut.

Di sisi lain, dari hasil informasi yang dihimpun oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Whisnu juga memaparkan jika hampir seluruh Wali Murid masih tidak ingin ada pembelajaran tatap muka di Kota Pahlawan. “Untuk Wali Murid SD dan SMP yang menginginkan pembelajaran tatap muka tidak sampai 10 persen,” pungkas Whisnu. [ifw/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar