Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Wali Kota Surabaya Buka Layanan Kesehatan Mata NEC

Layanan kesehatan mata National Eye Center (NEC) juga secara langsung dibuka oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, pada Selasa 30 November 2021.

Surabaya (beritajatim.com) –Masyarakat Surabaya kini bisa mengobati mata dengan teknologi laser yang berasal dari Jerman.

Nama layanan kesehatan ini adalah Vision Correction (LVC) / Lasik ReLEx SMILE.

Layanan kesehatan mata National Eye Center (NEC) juga secara langsung dibuka oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, pada Selasa 30 November 2021.

“Layanan mata ini telah mendapat izin beroperasi dan memberikan pelayanan semenjak Maret 2021,” kata Eri, Senin (30/11/2021).

Semenjak beroperasional, lebih dari 300 pasien telah mendapatkan layanan kesehatan mata dari NEC. Pasien mendaatkan tindakan Lasik, terapi mata minus (Myopia) hingga terkait tindakan untuk Estetika Mata.

“Artinya, penderita dengan kelainan refraksi ini cukup banyak dan membutuhkan penanganan dengan tepat. Karena itu, National Eye Center (NEC) hadir dengan beberapa layanan kesehatan,” imbuh dia.

Wali Kota Surabaya ini juga mengapresiasi hadirnya klinik baru yang fokus tentang kesehatan mata. Bahkan ia menyempatkan meninjau NEC & MoU Bakti Sosial untuk warganya.

“Saya sangat mengapresiasi kehadiran klinik-klinik baru atau layanan kesehatan mata di Surabaya, ini artinya warga Surabaya memiliki akses kesehatan mata yang semakin banyak dan mudah, artinya, Medical Tourism di Surabaya semakin baik,” ujar Eri.

Sementara itu, salah satu layanan unggulannya yakni National Lasik Center yang memiliki teknologi Lasik ReLex SMILE (Lasik tercanggih/generasi terbaru) asal Jerman di Surabaya.

Kehadiran NEC di Surabaya, membuat masyarakat memiliki akses mudah untuk mendapatkan tindakan medis dalam menyembuhkan kelainan refraksi (mata minus maupun Silinder).

Mengingat, Data dari Pusat Data & Informasi Kementerian Kesehatan RI mencatat bahwasanya 48,99% orang dunia mengalami gangguan penglihatan karena kelainan refraksi.

Dikesempatan yang sama, salahsatu pasien yang menerima bantuan protesa mata adalah Agung Budi Pratomo, warga Dupak Surabaya. Ia mengaku senang atas hadirnya NEC dan memberi layanan gratis.

“Dengan protesa ini, saya bisa lebih percaya diri untuk beraktivitas, kalau tanpa Protesa, mungkin orang lain akan sedikit seram melihat kondisi saya,” ungkapnya. (ris/ted).


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati