Pendidikan & Kesehatan

Wali Kota: Mayoritas Orangtua di Kota Malang Sepakati Pembelajaran Tatap Muka

Wali Kota Malang Sutiaji dan Wakil wali Kota Malang Sofyan Edi.

Malang (beritajatim.com) – Perkembangan kasus penyebaran Covid-19 di Kota Malang terus mengalami penurunan. Kabar baik ini turut meningkatkan kepercayaan diri masyarakat, mereka mulai memberanikan diri dengan menyepakati anak mereka untuk kembali melakukan pembelajaran tatap muka.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, masyarakat telah belajar bahwa pandemi Covid-19 tidak ada yang tahu kapan penyebarannya berakhir. Mereka kemudian memiliki keberanian untuk menghendaki anak mereka bersekolah tatap muka.

Tugas pemerintah nantinya adalah memastikan setiap sekolah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan ketat. Yang paling dasar adalah, 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Kami juga sudah melakukan survei kepada masyarakat, sebanyak 73 persen menghendaki pembelajaran tatap muka, lalu sebanyak 16 persen itu menghendaki tidak tatap muka, selebihnya 50:50 dengan beberapa alasan. Artinya sekolah tatap muka dimungkinkan sudah siap digelar,” ujar Sutiaji, Sabtu (21/11/2020).

Sutiaji mengatakan, kepala sekolah yang berada dalam Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang harus bisa memastikan sekolah mereka layak dan tertib protokol kesehatan. Sampai saat ini sekolah di Kota Malang masih daring atau online. Namun, beberapa sekolah mulai mencoba simulasi sekolah tatap muka.

“Maka kita harus punya keberanian, nanti arah kita nanti penekanannya lebih pada kepala sekolah juga orangtua. Bahwa nanti yang dipakai surat keputusan bersama 4 menteri itu kan separuh kelas. Hingga akses keluar masuknya juga dipantau. Bulan Juli sudah pernah melakukan itu,” tandas Sutiaji.

Sementara itu, data Covid-19 Kota Malang per 20 November 2020 jumlah konfirmasi positif sebanyak 2.192 orang. Kemudian dinyatakan sembuh sebanyak 1.962 jiwa, meninggal dunia 224 jiwa dan hanya 6 jiwa yang masih dalam pemantauan atau isolasi. [luc/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar