Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Wagub Jatim Emil Dardak Saksikan MoU Pengolahan Limbah Plastik PT SDP Sidoarjo dan Belanda

Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyaksikan penandatanganan kerjasama (MoU) antara PT Sumber Djaja Perkasa dari Sidoarjo Indonesia dan Perusahaan UPP Belanda sebagai wujud komitmen dalam mengolah limbah plastik menjadi sebuah produk (recycling).

“Mereka bekerjasama mengolah limbah plastik menjadi produk. Tadi saya sudah lihat salah satu material bangunan yang sangat kuat, berkualitas dan yang bikin kita seneng ramah lingkungan karena recycling,” ucap Emil di Hotel Majapahit Surabaya, Kamis (18/8/2022).

Emil menambahkan untuk kebersihan di daerah Jawa Timur sudah cukup baik. Namun demikian tidak dapat dipungkiri bahwa masih terdapat beberapa permasalahan terkait penggunaan plastik dan pengelolaan sampah plastik yang kurang memadai.


Pada tahun 2016, World Economic Forum memperkirakan ada sekitar 150 juta ton plastik, baik yang sengaja maupun tidak sengaja mencemari perairan seluruh dunia, dimana Indonesia menjadi salah satu sumber.

“Hal ini sangat berbahaya dan mengancam ekosistem perairan dan tentunya mengancam ketahanan pangan umat manusia. Kita harus mencari cara yang efektif supaya sisa penggunaan plastik ini bisa terkumpul dan terkelola dengan baik,” terang Emil.

Di Jawa Timur, Emil mencontohkan Kota Surabaya yang telah melakukan berbagai upaya dalam penanganan sampah plastik, seperti pembatasan penggunaan kantong plastik sekali pakai, Program Bank Sampah, Bus Dalam Kota yang dibayar dengan botol plastik hingga pembangkit listrik tenaga sampah.

Untuk itu, Pemprov Jatim menyambut baik upaya yang ditawarkan oleh para delegasi dari Belanda berupa Program PiCi, Plastic in Circles: Indonesian – Dutch Consortium on Circular Plastics, yang dipimpin oleh MVO dan didukung Kementerian Infrastruktur dan Pengelolaan Air Belanda.

“Konsep pemanfaatan plastik residu, atau plastik kualitas rendah, yang selama ini cenderung dianggap tidak memiliki nilai ekonomi, dengan program ini rencananya akan dimanfaatkan untuk material konstruksi. Ini sungguh merupakan peluang sirkular ekonomi yang sangat baik dan menjanjikan,” tuturnya.

Dirinya juga berharap dengan adanya kerjasama Indonesia-Belanda ini akan berkesinambungan dengan kerjasama lainnya. Lebih lanjut, Emil juga berharap kerjasama ini akan terus membawa manfaat baik bagi masyarakat.

“Inisiatif ini sangat bagus, antar negara menggaung membangun sinergi Internasional. Pemerintah ini bagian ‘nyengkuyung’, bagian memfasilitasi agar segala urusan mereka lancar,” papar Emil.

“Mudah-mudahan akan linier dengan banyak sekali kerjasama dengan Belanda seperti tadi juga bahas restorasi Kali Mas, penanganan ulang Rejoso, hingga tambak-tambak di Sidoarjo,” sambungnya menutup. (isa/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev