Pendidikan & Kesehatan

Wagub Emil: Masker Aice-GP Ansor Perkuat Gerakan Bersama Tangani Bencana Ganda

Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Dardak mengapresiasi gerakan bersama Distribusi 5 juta Masker Medis dari Kantor Staf Presiden (KSP), Aice Group dan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) sebagai langkah nyata yang menginspirasi kemajuan dan keselamatan rakyat dalam menghadapi krisis pandemi serta bencana alam meletusnya Gunung Semeru di wilayah Jawa Timur.

“Pandemi covid dan meletusnya Semeru membuat kita makin yakin soal pentingnya kerja sama semua pihak. GP Ansor dan Aice Group lewat misi kemanusiaan pentahelix, saya apresiasi tinggi. Tentu bencana ganda ini juga harus kita respon dengan semangat ganda. Insya Allah niatan mulia menjagai rakyat dengan masker medis berkualitas ini,” kata Emil.

Pernyataan tersebut Emil berikan bersama dengan GP Ansor, Aice, Bupati Lumajang dan perwakilan masyarakat yang rentan covid-19, saat Peluncuran 5 Juta Masker Medis untuk 20 Kabupaten dan Kota se-Indonesia, di Panti PKK Pendopo Arya Wiraraja, Lumajang.

Bupati Lumajang H Thoriqul Haq M ML juga memberikan apresiasi positif senada atas distribusi 150 ribu masker medis SHIELD ke warga rentan penularan di wilayahnya. Bupati menjelaskan bahwa meskipun kondisi bencana meletusnya Gunung Semeru yang menimpa wilayahnya sudah mulai mereda, namun ancaman lahar dingin masih ada. Bahkan menurutnya, potensi penyebaran virus covid-19 di masyarakat yang rentan terhadap penularan juga tidak kalah berbahayanya.

“3M itu adalah kunci dalam menghindari penularan korona, dan kedisiplinan memakai masker jadi bagian pentingnya. Kami menilai langkah distribusi masker medis yang bagus dari GP Ansor dan Aice ini menjadi inpirasi kuat buat Lumajang untuk bahu membahu menangani cobaan pandemi sekaligus letusan Semeru yang kemarin terjadi,” jelas pemimpin wilayah Lumajang yang beberapa waktu lalu sembuh dari covid-19 ini.

Pimpinan Pusat GP Ansor melalui Wakil Ketua Umum PP GP Ansor Mohammad Haerul Amri menyatakan bahwa gerakan kemanusiaan yang dibangunnya bersama produsen Aice Group sejak awal Pandemi adalah gabungan dari kekuatan kerja sama, dukungan logistik masker berkualitas, dan pembangunan aspek psikologis dari rakyat. Tiga elemen tersebut diyakininya akan menjadi imunitas melawan pandemi dan berbagai cobaan lain yang ada dalam kehidupan saat ini.

“Lumajang menjadi bagian penting di kampanye 5 juta masker medis yang kita jalankan bersama di 20 kota. Cobaan ganda korona dan Semeru di Lumajang menjadi fokus bagi kita untuk segera menurunkan bantuan. Kami ingin meringankan beban berat masyarakat. Insya Allah dengan kerjasama dan sokongan logistik masker medis yang cukup dari Aice, misi ini akan mampu memperbaiki keadaan. Amin,” kata Gus Amri.

Seperti diketahui, beberapa hari lalu Pemerintah Kabupaten Lumajang mempertahankan status Gunung Semeru sebagai tanggap darurat bencana. Pemkab ingin mengantisipasi ancaman bahaya sekunder material lahar gunung api tersebut.

Aktifitas pengungsian yang terjadi di sekitar Gunung Merapi menyebabkan adanya kebutuhan lebih tinggi atas masker medis yang berkualitas. Keterbatasan akses tersebut, ditambahi dengan adanya warga berusia lanjut yang mengungsi menyebabkan kebutuhan lebih besar atas masker sekali-pakai yang berkualitas.

5 Juta Masker Medis Berkualitas
Brand Manager Aice Group Sylvana mengatakan bahwa kampanye 5 Juta Masker Medis ini merupakan kelanjutan dari misi kemanusiaan sebelumnya, di awal pandemi April lalu. Saat itu, Aice Group dan GP Ansor menjadi pihak yang cukup awal masuk ke lapangan membantu Tenaga Kesehatan (Nakes) di Jabodetabek dan Jawa Tengah dalam memasok berbagai Alat Pelindung Diri (APD) yang sangat langka kala itu.

Sebanyak 14 Rumah Sakit Penangan Covid-19 mendapatkan pasokan APD seperti hazmat, masker, thermogun dan berbagai APD lainnya. Selain itu, Aice juga memasok tak kurang dari 1 juta es krim dan freezer-nya ke Nakes di berbagai instalasi penanganan Covid-19 tersebut.

Dan sekarang, Aice melanjutkan gerakannya dengan membagikan jutaan masker medis berkualitas ke masyarakat rentan penularan. Bukan hanya korban bencana Semeru, di Lumajang masker disitribusikan juga ke para petugas kebersihan, perwakilan tenaga kesehatan, siswa, santri, mahasiswa, dan berbagai elemen masyarakat lain.

“Kami melanjutkan kerjasama Aice dan GP Ansor dengan berbagai elemen pemerintahan, masyarakat dan media massa dalam memperkuat masyarakat menghadapi pandemi ini. Kali ini kami menyentuh berbagai kalangan masyarakat bawah yang rentan penularan. Kerawanan pandemi sekaligus dampak meletusnya Gunung Semeru ke Lumajang saat ini, memanggil kami dan berbagai elemen masyarakat untuk datang dan ikut mendukung langkah penanganan yang dilakukan Pemerintah Daerah Lumajang,” tandas Sylvana. [rea/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar