Pendidikan & Kesehatan

Wabup Pamekasan Ajak Mahasiswa Siapkan Diri Hadapi Era 5.0

Pamekasan (beritajatim.com) – Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk mempersiapkan diri menyongsong era industri yang semakin berkembang pesat. Khususnya menjelang era baru, yakni era 5.0.

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam kegiatan Pelantikan Akbar Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, di Pendopo Budaya Jl Jokotole, Pamekasan, Minggu (10/11/2019).

“Hari ini kita semua menghadapi era revolusi industri 4.0, dan sebentar lagi kita sudah menghadapi era revolusi 5.0. Hal ini merupakan tantangan luar biasa dahsyat yang harus kita hadapi kedepan,” kata Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e.

Dari itu pihaknya mengajak seluruh elemen mahasiswa maupun pemuda, khususnya yang tergabung di berbagai organisasi ekstra kampus, agar segera menyiapkan diri dengan berbagai potensi yang dimiliki menyongsong era baru yang dinilai lebih kompleks sekaligus menuntut persiapan dan pemikiran yang sangat serius.

“Adik-adik HMI harus segera mempersiapkan diri, termasuk kader PMII, GMNI, KAMMI maupun aktivis pergerakan mahasiswa di Pamekasan. Sebab saat ini kita dihadapkan pada suatu perubahan yang cepat, hal ini tidak lepas akibat bergulirnya era revolusi industri 4,0. Apalagi kemajuan teknologi memungkinkan optimalisasi di semua bidang,” pungkasnya.

Seperti diketahui, revolusi industri generasi pertama ditandai oleh penggunaan mesin uap untuk menggantikan tenaga manusia dan hewan. Disusul generasi kedua melalui penerapan konsep produksi massal dan mulai dimanfaatkannya tenaga listrik.

Selanjutnya generasi ketiga ditandai dengan penggunaan teknologi otomasi dalam kegiatan industri. Pada revolusi industri keempat, menjadi lompatan besar bagi sektor industri, di mana teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan sepenuhnya.

Namun belum usai euforia akibat Revolusi Industri 4.0 yang dibarengi berkembangan era disrupsi, tiba-tiba kita dikejutkan dengan munculnya Society 5.0 (masyarakat 5.0). Konsep Society 5.0 sebenarnya sudah bergulir cukup lama. Konsep ini muncul dalam Basic Policy on Economic and Fiscal Management and Reform 2016 yang merupakan bagian inti dari rencana strategis yang diadopsi Kabinet Jepang, Januari 2016 silam.

Konsep yang diadopsi Pemerintah Jepang, sebagai antisipasi terhadap tren global akibat dari munculnya Revolusi Industri 4.0. Society 5.0 adalah hal alami yang pasti terjadi akibat munculnya Revolusi Industri 4.0. Dalam artian Revolusi Industri 4.0 melahirkan berbagai inovasi dalam dunia industri dan juga masyarakat secara umum.

Society 5.0 merupakan jawaban atas tantangan yang muncul akibat era Revolusi Industri 4.0 yang dibarengi disrupsi yang ditandai dunia yang penuh gejolak, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas. Sehingga Society 5.0 adalah masyarakat yang dapat menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan memanfaatkan berbagai inovasi yang lahir di era Revolusi industri 4.0. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar