Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Wabah PMK Meluas di 16 Kecamatan Kabupaten Bangkalan

Sapi terinfeksi wabah PMK

Bangkalan (beritajatim.com) – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang terjadi di Kabupaten Bangkalan, hampir menjangkit seluruh wilayah se Kabupaten. Bahkan, tersisa dua kecamatan yang tidak terpapar wabah tersebut.

Kepala Dinas Kominfo Bangkalan, Agus Sugianto Zein menyebutkan, hingga 6 Juni 2022 kemarin, wabah PMK telah menjangkit hewan ternak di 16 kecamatan yang ada di Bangkalan.

“Hampir seluruh kecamatan ada laporan kasus suspek PMK, hanya di Kecamatan Tragah dan Kota yang tidak ada kasus sampai hari ini,” ujarnya, Rabu (8/6/2022).

Ia mengatakan, dari laporan yang masuk itu terdapat 798 ternak memiliki gejala PMK. Angka tersebut merupakan hasil dari pemeriksaan terhadap 4.545 ternak sapi di kota dzikir dan shalawat itu.

“Dari ratusan jumlah ternak yang bergejala, sebanyak 17 ternak positif dan 32 ternak berhasil diobati dan sembuh. Untuk kasus kematian ada satu dari Blega,” tambahnya.

Tak hanya itu, Agus juga mengatakan berdasarkan laporan yang diterima, terdapat 12 sapi yang dipotong paksa akibat wabah tersebut. Rinciannya 6 ekor dipotong di rumah pemotongan hewan dan 6 lainnya dipotong secara mandiri di tempat pemilik.

“Tentunya baik yang di RPH maupun luar RPH seluruhnya menerapkan protokol pemotongan ternak yang sudah ditetapkan pemerintah sehingga tetap aman untuk dikonsumsi,” pungkasnya.[sar/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar