Pendidikan & Kesehatan

Virus Corona Masuk Indonesia, TPID Sidak Masker dan Sembako

Kediri (beritajatim.com) – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri yang terdiri dari Pemerintah Kota Kediri, Kepolisian, TNI dan satakeholder terkait melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional dan apoltik, pada Selasa (3/3/2020). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengetahui ketersediaan sembako dan masker paska merebaknya virus vorona yang mulai masuk ke Indonesia.

“Hari ini kita lakukan sidak untuk mengantisipasi adanya penimbunan sembako dan masker. Sebab saat ini sudah sangat masif terjadi penimbunan,” ujar Kapolresta Kediri, AKBP Miko Indrayana.

Hasil dari sidak yang dilakukan di Pasar Setonobetek, Pasar Pahing dan Supermarket untuk sembako berupa gula dan beras masih relatif aman. Namun, ia mengakui dari sidak diketahui ada beberapa harga sembako seperti gula mengalami kenaikan harga.

“Untuk gula memang ada kenaikan harga. Tetapi kondisi ini masih aman karena stok gula di Bulog masih sebanyak 1.100 Ton,” imbuh AKBP Miko.

Sementara untuk masker, sidak yang dilakukan di beberapa Apotek Kota Kediri diketahui mengalami kelangkaan. Salah satunya saat petugas melakukan sidak di Apotek 71 Jalan Dhoho Kota Kediri juga diketahui stok dalam keadaan kosong. Kondisi ini pun dari hasil sidak diketahui sudah dalam keadaan kosong sejak satu bulan lalu.

“Saat ini sudah hampir 1 bulan stok masker tidak ada. Salah satu penyebabnya karena beredarnya kabar di media sosial jika beberapa TKI kita atau pekerja kita yang ada di luar negeri minta kiriman masker dari kita. Namun demikian untuk masalah masker, kita sudah koordinasi bersama dinas terkait untuk Kota Kediri stok masker masih aman. Dan masker ini hanya akan dikeluarkan pada skala prioritas di tempat-tempat yang membutuhkan,” tutupnya. [nm/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar