Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Viral di Tik-Tok, Mahasiswi Unesa Surabaya Saat Mengajar di Gresik

Surabaya (pilar.id) – Beredar video yang menampilkan sosok ‘guru spek ratu’ yang diunggah oleh akun @angafigo, Senin (1/11/2021) menjadi viral.   Jika dilihat dari tayangan yang ada, sepertinya video tersebut direkam dan diunggah oleh salah satu siswa. “Yeopo gak semangat wong guruku spek ratu,” ungkap @angafigo dalam unggahannya seperti dilansir pilar.id group beritajatim.com.

Dalam video TikTok viral tersebut memperlihatkan seorang perempuan yang sedang mengajar di salah satu sekolah. Setelah menelusuri asal usul video tersebut, ternyata perempuan tersebut adalah Tria Vebiola Putri, mahasiswi Fakultas Ilmu Pendidikan, Jurusan Bimbingan Konseling yang sedang menempuh semester 7 di Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Vebi, panggilan akrabnya, menerangkan jika dalam video tersebut ia sedang memberikan bimbingan karir kepada siswa kelas XII di SMA Negeri 1 Balongpanggang Gresik. Kegiatan tersebut merupakan kewajibannya dalam menjalankan program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) yang diwajibkan oleh pihak kampus sebagai mata kuliah wajib.


Unggahan ini, kata Vebi, merupakan kali pertama ia memberikan bimbingan langsung ke kelas-kelas dikarenakan pada program PLP sebelumnya dilaksanakan secara daring dan belum memiliki sistem yang jelas.

“Senang bisa memberikan ilmu walau dalam keadaan serba terbatas, membantu siswa yang memiliki masalah juga seru karena pendekatan yang saya lakukan dengan menjadikan siswa tersebut sebagai teman curhat, alhamdulillah siswa mau konsul dan suka bercerita ke saya,” terang Vebi saat diwawancarai oleh tim pilar.id melalui akun Instagramnya.

@angafigo

#sekolahonline #unesa #unesasurabaya #smaniba

♬ Dinda Pargoy – yanzyan

Tidak Dirugikan

Menanggapi unggahan muridnya yang viral di TikTok, Vebi mengungkap bahwa ia sempat malu diberi sebutan ‘guru spek ratu’. Menurutnya, ia juga bukan siapa-siapa di sekolah tersebut. Namun Vebi memaklumi tindakan siswanya selagi konten tersebut bersifat positif dan tidak merugikan orang lain.

“Tidak ada tanggapan yang gimana-gimana, karena juga tidak mengganggu saya di dunia maya maupun dunia nyata, tidak masalah selagi tidak merugikan,” ungkap Vebi.

Tapi ia berharap siswa-siswa itu tetap semangat menempuh pendidikan dan tidak mengecewakan orang tuanya. “Jangan sering bolos karena terlalu nyaman online, tetap semangat dan jangan pedulikan omongan orang yang menjatuhkanmu, jadikan motivasi untuk mengembangkan dan membangun diri. Harapannya anak-anak semua semakin sukses dalam menitih karirnya dan bisa lebih show up atas dirinya. Never give up!” semangat Vebi. (fer/hdl/ted)

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar