Pendidikan & Kesehatan

Vaksinasi Tuntas, Sekolah Islam Shafta Siap Sambut Kelas Tatap Muka

Surabaya (beritajatim.com) – Puluhan guru SMP dan SMA Sekolah Islam Shafta Surabaya di bawah naungan Yayasan Al-Insanul Kamil, selesai melakukan vaksinasi. Vakasinasi dilakukan untuk menyambut pembukaan kelas tatap muka sekolah yang rencananya berlangsung dalam waktu dekat.

Sejumlah guru SMA Islam Shafta mengikuti vaksinasi yang digelar oleh Yayasan Al-Insanul Kamil bekerja sama dengan BUMN dan Pemprov Jatim di Grand City Convention Hall Surabaya, Rabu (21/4/2021). Para guru sebelumnya telah melakukan pendaftaran via online dan mengikuti vaksinasi tahap pertama pada Rabu pagi.

“Sebentar lagi kan ada penerimaan siswa baru, ditambah rencananya akan dilaksanakan sekolah tatap muka. Dengan adanya vaksin ini diharapkan bisa mengurangi kekhawatiran berbagai pihak terutama anak dan orangtua,” ujar Ahmad Nashruddin Ketua Yayasan Al-Insanul Kamil Surabaya (Sekolah Islam Shafta).

Pihaknya menyambut baik upaya pencegahan penyebaran pandemi Covid-19. Menurutnya dengan digencarkannya vaksinasi terutama pada tenaga pendidik, akan meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa datang ke sekolah itu aman.

“Tentunya kami tidak melupakan protokol kesehatan. Tetap kami kawal ketat Prokes sesuai anjuran pemerintah. Di Shafta juga ada Satgas khusus yang nantinya akan membantu mengawasi pelaksanaan kegiatan belajar mengajar,” ujar Ahmad.

Ahmad menuturkan, setelah melakukan survei banyak dari siswa di Sekolah Islam Shafta yang mulai bosan di rumah. Mereka ingin segera melakukan sekolah dan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. “Alasan yang paling utama saat ditanya karena mereka ingin bertemu teman. Apalagi yang mereka baru masuk kelas satu kan belum pernah belajar di kelas secara langsung,” ujarnya.

Ahmad berharap dengan digencarkannya vaksinasi pada tenaga pendidik akan membawa dampak positif pada sistem pendidikan Indonesia. “Jadi sekolah tatap muka aman, baik guru atau siswa terlindungi dan orangtua tidak perlu khawatir,” paparnya.

Sejalan dengan harapan para tenaga pendidik, dr Makhyan Jibril selaku Satgas Covid-19 Jawa Timur mengaku vaksinasi merupakan langkah penting dalam mencegah penyebaran pandemi.

Ia mengatakan, Jawa Timur menjadi provinsi terbesar di mana masyarakatnya sudah menerima vaksinasi dari berbagai lini. “Jatim saat ini menempati posisi pertama vaksinasi terbanyak di Indonesia,” ujarnya.

Ia menuturkan, vaksinasi massal seperti yang digelar oleh BUMN ini merupakan sebuah jalan keluar. “Kami terus berupaya meningkatkan partisipasi lansia dan tenaga pendidik. Mengingat sebentar lagi dilaksanakan sekolah tatap muka. Supaya guru maupun murid bisa terlindungi,” pungkasnya. [way/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar