Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Vaksinasi Tembus 105 Persen, Pemkot Malang Waspada Omicron

Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif.

Malang(beritajatim.com) – Varian baru Covid-19 yakni Omicron belum terdeteksi di Kota Malang. Meski begitu masyarakat diimbau selalu patuh pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Sebab, Omicron dapat menular lebih cepat dari varian sebelumnya.

Masyarakat diminta untuk tidak panik dengan varian baru ini. Ada 3 langkah yang sudah disiapkan oleh Dinkes Kota Malang. Pertama adalah, Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Mengurangi mobilitas, Menghindari makan bersama atau 6 M.

“Kedua adalah teman-teman yang ada di layanan puskesmas melakukan 3T yakni, Tracing, Tracking dan Treatment. Ketiga adalah vaksinasi percepatan harus terus dilakukan,” kata Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, Selasa, (4/1/2022).

Untuk vaksinasi di Kota Malang sudah menunjukan progras yang baik. Seperti dosis pertama dilaporkan sudah menyasar 105 persen dari jumlah sasaran. Pun dengan dosis kedua yang kini sudah diangka 94 persen.

Jumlahnya melebihi angka 100 persen. Karena warga yang menerima vaksin bukan hanya yang ber-KTP Kota Malang. Melainkan warga luar daerah atau ber-KTP luar daerah tapi tinggal dan menetap di Kota Malang.

“Lebih 100 persen karena yang kita vaksin ada yang berKTP Kota Malang dan tidak tetapi semuanya berdomisili di Kota Malang. Angka ini nanti juga akan di cek lagi berdasarkan NIK, mudah-mudahan semua itu warga Kota Malang. Untuk lansia sudah 68 persen,” papar Husnul.

Husnul mengatakan, sampai saat ini program vaksinasi masih terus berjalan. Pemkot Malang pun mengimbau warga yang ada di daerah ini untuk segera datang ke layanan kesehatan demi mendapat vaksin. Sebab langkah ini dianggap sebagai ikhtiar dalam melawan penyebaran Covid-19.

“Selama masih ada program vaksinasi itu masih ada kita jalankan. Silahkan datang ke layanan kesehatan untuk mendapat vaksin. Daerah lain bisa sampai 140 hingga 150 persen tingkat vaksinanya,” tandasnya. (luc/ted)

 

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar