Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Vaksinasi Lansia di Kecamatan Megaluh Jombang Lampaui Target

Nakes (tenaga kesehatan) Puskesmas Megaluh saat mendatangi rumah lansia guna pelaksanaan vaksinasi Covid-19

Jombang (beritajatim.com) – Puskemas Kecamatan Megaluh, Jombang, Jawa Timur, terus menggenjot capaian vaksinasi Covid-19 untuk lansia (lanjut usia). Walhasil, data terbaru, vaksin untuk lansia tersebut sudah melampaui terget.

“Di Kecamatan Megaluh, sasaran vaksinasi lansia 3.960 orang. Alhamdulillah, hingga Selasa (9/11/2021) capaian vaksionasi tersebut sudah 3.255 orang atau setara 82.2 persen. Jumlah itu sudah melampaui target,” kata Kepala BLUD Puskesmas Megaluh dr Fitrijah, Rabu (10/11/2021).

Memang, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendorong dan menargetkan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk vaksinasi lanjut usia (Lansia) mencapai 60 persen. Oleh sebab itu pula, Puskesmas Megaluh yang membawahi 13 desa terus melakukan vaksinasi untuk lansia dengan metode jemput bola atau door to door.

Artinya, bukan lansia yang mendatangi vaksinasi massal di sejumlah tempat. Namun, tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Megaluh yang datang ke rumah mereka. Berbagai cara dan kemudahan untuk lansia dilakukan. Selain ada tiga tim vaksinator di Puskesmas, juga di masing-masing desa melibatkan bidan setempat untuk pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Meski petugas datang ke rumah, lanjut dr Fitrijah, vaksinasi tetap dilakukan sesuai protap (prosedur tetap). Yakni dilakukan skrining kesehatan terlebih dulu sebelum penyuntikan. Ketika sudah lolos persyaratan kesehatan, vaksinasi pun dilakukan.

“Walaupun vaksinasi lansia sudah melebihi target, bukan berarti kita berhenti. Vaksinasi terus kita gencarkan. Karena memang, kelompok ini (lansia) adalah priositas program vaksinasi nasional. Karena lansia rentan dan beresiko tinggi terinveksi virus,” ujar dr Fitrijah.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, Selasa (9/11/2021), Kecamatan Megaluh merupakan salah satu wilayah yang nihil kasus Covid-19. Kecamatan ini masuk zona hijau. Hal itu berbeda pada rentang Juli – Agustus 2021. Kecamatan Megaluh menjadi zona merah bersama 20 kecamatan lainnya. Tercatat, pada 28 Juli 2021, terdapat 37 kasus Covid di Kecamatan Megaluh.

Walhasil, seiring laju waktu, angka tersebut terus melandai. Bahkan memasuki November ini, Megaluh sudah nihil kasus. Meski demikian, dr Fitrijah mengimbau agar masyarakat tidak lengah. Dalam arti, disiplin prokes (protokol kesehatan) harus tetap dilakukan.

“Tetap lakukan 5M. Memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, serta menjauhi kerumunan,” pungkas Kepala BLUD Puskesmas Megaluh Jombang ini. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar