Pendidikan & Kesehatan

Vaksinasi Ibu Hamil Bisa Kurangi Potensi Angka Kematian

Rektor Unair Prof Dr Moh Nasih

Surabaya (beritajatim.com) – Kementerian Kesehatan RI telah memberikan lampu hijau bagi ibu hamil di Indonesia untuk mendapatkan suntikan vaksin. Vaksinasi massal khusus ibu hamil untuk pertama kalinya dilaksanakan secara serentak di Indonesia, Kamis (19/8/2021).

Salah satu tempatnya adalah di Airlangga Convention Center Kampus C dimana Pemkot Surabaya menggandeng RS Unair untuk bekerjasama dalam penyuksesan program vaksinasi.

Direktur RSUA Prof. Dr. Nasronudin, dr., Sp.PD., K-PTI., FINASIM., hadir untuk memberi sambutan pembukaan pada kegiatan tersebut. Ia menuturkan bahwa di era pagebluk, RSUA selalu berupaya untuk menempatkan tempat istimewa bagi ibu hamil, khususnya untuk ibu hamil yang terjangkit Covid-19. Hal tersebut telah terejawantahkan dengan dibuatnya beberapa bilik khusus di RSUA untuk khusus penanganan dan proses melahirkan ibu hamil yang positif Covid-19.

“Tentu ini ikhtiar kami untuk menurunkan potensi AKI (angka kematian ibu) dan vaksinasi ini juga merupakan salah satunya. Ibu hamil ini merupakan kelompok vulnerable terkait untuk terjangkit penyakit, karena kondisi normal pun mereka memiliki perubahan fisiologis yang menyebabkan rentan itu,” ujar dokter spesialis penyakit dalam itu.

Perspektif bahwa penyelenggaraan vaksinasi khusus ibu hamil ini merupakan bentuk ikhtiar ini juga dihaturkan oleh Rektor Unair Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT. Untuknya, ikhtiar ini dalam konteks untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas SDM demi kemajuan dan ketangguhan Indonesia ke depannya.

“Unair ini kan salah satunya pilarnya adalah pengembangan riset, lebih khususnya tentu risetnya harus bermakna dan bermanfaat bagi masyarakat dan kemanusiaan pada umumnya,” ujar Guru Besar FEB Unair itu.

Prof. Nasih mengatakan bahwa Unair berharap dan terus berkontribusi agar seluruh lapisan masyarakat di Indonesia dapat tervaksinasi demi cepat usainya pandemi ini. Vaksinasi khusus ibu hamil ini salah satunya, dimana Unair berusaha secepat mungkin untuk merespon lampu hijau yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan RI.

“Vaksinasi ini harus dapat diakses oleh seluruh komponen bangsa. Untuk itu, kami berterima kasih pada seluruh tenaga kesehatan yang berpartisipasi dalam menyukseskan program pada hari ini. Ini sudah merupakan tugas dan pengabdian mereka sebagai garda terdepan dalam perlawanan pandemi ini, sebesar-besarnya tugas mereka adalah untuk kesehatan kemanusiaan,” tutupnya. [but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar