Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Vaksinasi Guru Kurang, Pemkab Pasuruan Masih Gelar PTM 50 Persen

Pasuruan (beritajatim.com) – Meskipun sudah masuk PPKM level 1, namun pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Pasuruan masih terbatas 50 persen. Hal ini dikarenakan cakupan vaksinasi guru di Kabupaten Pasuruan masih kurang.

Berdasarkan peraturan SKB 4 Menteri, sekolah bisa melaksanakan PTM 100 persen apabila vaksinasi tahap 2 untuk guru dan tenaga pendidik sudah mencapai 80 persen. Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron mengungkapkan jika vaksinasi tahap 1 guru di Kabupaten Pasuruan hampir 100 persen.

Namun untuk percepatan vaksin tahap duanya masih terus dikejar oleh Pemkab Pasuruan. “Yang pasti, asalkan Vaksinasingurunya sudah 80 persen, sudah bisa ikut PTM 100 persen. Kami mengacu aturan SKB 4 menteri,” ujar Gus Mujib.

Sementara itu, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menyatakan jika masih dibatasinya pembelajaran tatap muka. Hal ini dimanfaatkannya sebagai cara untuk mengantisipasi varian baru virus Omicron.

“Kita buat antisipasi agar kita tahu kondisi penyebaran covid di masing-masing wilayah. Salah satu tolak ukurnya lewat satuan pendidikan. Makanya, walau Kabupaten Pasuruan sudah Level 1, tapi PTM-nya masih terbatas 50 persen, ” ungkapnya.

Pemkab Pasuruan juga tengah mengevaluasi pelaksanaan PTM terbatas yang sudah diberlakukan sejak tahun 2021. Menurut Gus Irsyad, hingga saat ini belum ditemukan temuan kasus penyebaran covid saat kegiatan PTM berlangsung. “Ini berkat upaya sekolah yang benar-benar menjaga protokol kesehatan dengan ketat. Sehingga belum ada temuan kasus Covid-19 dari klaster sekolah saat ini,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Ninuk Ida Suryani menambahkan jika PTM 50 persen dibatasi dengan durasi 6 jam pelajaran per hari. “Siswa datang ke sekolah bergantian. 50 persen siswa masuk sesi pertama, dan sisanya masuk sesi kedua,” pungkasnya. (ada/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar