Pendidikan & Kesehatan

Vaksinasi Drive Thru Ubaya Capai 1.000 Dosis Perhari

Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Surabaya (Ubaya) menjadi salah satu titik atau lokasi vaksinasi massal. Vaksinasi dengan konsep drive thru ini bekerjasama dengan Halodoc, menyasar pekerja di sektor pariwisata, transportasi publik. karyawan dan buruh serta lansia.

Christina Afanti, Wakil Rektor 3 Ubaya mengatakan bahwa vaksinasi di Ubaya memiliki kapasitas untuk 1000 vaal atau dosis perhari. Jumlah ini pun akan terus dipertahankan untuk penutupan vaksinasi pada tanggal 27 Juni mendatang.

“Pada awal rencana minimal 500. Tapi ternyata dari Kemenkes kami diberikan expand kuota hingga 1000 dosis perhari. Meski demikian kami rasa stok kami cukup sampai tanggal 27 Juni,” ujar Christina, Sabtu (3/4/2021).

Meski demikian Ubaya tidak bisa menerima pendaftar vaksin secara mandiri, seluruh pendaftar vaksin menggunakan aplikasi Halodoc. Vaksinasi hari ini pun, terlihat peserta vaksin mengantri cukup panjang.Karena kebanyakan dari peserta vaksin tidak datang sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.

“Ya antriannya panjang karena memang terjadi keterlambatan jadwal kedatangan peserta vaksin. Tidak tepat waktu. tapi kami tampung saja karena kami masih mumpuni dan siap untuk menampung, selain lahan yang luas dan kapasitas vaksin kami yang mencapai 1000,” tambah Christina.

Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya yang turut datang meninjau proses vaksinasi massal di Ubaya ini mengatakan bahwa kuota vaksin yang besar diberikan untuk mempercepat capaian vaksin. Untuk vaksinasi drive thru, di Ubaya dilakukan untuk memberikan akses dan kemudahan untuk masyarakat.

“Sebenarnya kami dari Forkopimda selalu memberikan inovasi bagaimana masyarakat tidak merasa berat ketika vaksin, salah satunya menggunakan drive thru. Harapan kami ketika mereka datang bersama keluarga dan setelah divaksin bisa keluar bareng. Biasanya kan di Puskesmas. Kami membuat terobosan-terobosan sehingga banyak yang vaksin di Surabaya,” Ujar Eri.

Selain di Ubaya, vaksinasi massal pun dilakukan di Grand City yang menargetka 5.000 vaal vaksin per hari. “Di situ digunakan seluruh orang di Jatim termasuk yang lansia. Karena itu kemarin saya sampaikan untuk lansia yang belum divaksin di pemkot diarahkan ke Grand City,” pungkasnya. [kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk