Pendidikan & Kesehatan

Vaksinasi di Surabaya Kurang 10 Persen Capai Target, Maksimal September

Surabaya (beritajatim.com) – Program vaksinasinyang digenjot oleh Pemerintah Kota Surabaya sudah mencapai 60 persen terhitung sejak Mei hingga Juli 2021. Diharapkan bisa mencapai target pada bulan September mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, dr Febrian Rachmanita mengatakan Pemerintah Kota Surabaya memiliki target sasaran sebesar 2.210.000 warga Surabaya dari target yang ditentukan sebesae 70 persen, dalam artian vaksinasi di kota Surabaya kurang 10 persen terselesaikan.

“Secara keseluruhan, kurang lebih sudah 1,4 juta lebih warga yang mendapat dosis pertama, kemudian 700 ribu sekian yang sudah dosis kedua. Target kita 2.210.000 warga yang tervaksin,” ungkap Kadinkes yang akrab disapa Feny itu.

Feny mengaku, sayangnya saat ini vaksinasi sedikit terhambat karena stok vaksin sudah habis. Namun, ia sudah mengajukan penambahan vaksin kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

Karena dari pihak Kemenkes sendiri saat ini kemungkinan baru mendapat kiriman vaksin dari luar negeri minggu ini. Sehingga, untuk pendistribusian juga butuh waktu kemungkinan selama satu minggu.

“Kota Surabaya kehabisan vaksin, sehari target kita bisa sampai 30-50 ribu. Saya sudah menghubungi Kemenkes kemungkinan baru datang 28 Juli datang dari luar negeri, kira-kira baru akan datang di Surabaya minggu depan. Itu vaksin Sinovac dan Astrazeneca,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Pemkot Surabaya masih menunggu kiriman Kemenkes. Berdasarkan informasi, Jawa Timur mendapat kiriman sekitar 800 ribu dosis.

“Hari ini turun 800 ribuan ke provinsi, namun kita gak tahu dapat berapa dari provinsi. Tapi, Pak Pangdam bilang ada data sekitar 900 ribuan hampir 1 juta vaksin dari Panglima TNI untuk Kota Surabaya. Sehingga kami laporkan bahwa tenaga kami siap jika mendapat vaksin,” ujarnya. Karena itu, ia masih optimis, bahwa September nanti sudah mencapai target herd immunity di Kota Pahlawan. [way/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar