Pendidikan & Kesehatan

Vaksinasi di Kabupaten Mojokerto Prioritas Nakes

Waka Polresta Mojokerto, Kompol Iwan Sebastien mengikuti vaksinasi di UPT Puskesmas Sooko.

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar vaksinasi serentak di 41 titik fasilitas kesehatan (fakes) yang ada di Kabupaten Mojokerto.

Di vaksinasi tahap pertama ini, yang menjadi sasaran pertama yakni para tenaga kesehatan (nakes).

Secara simbolis, pencanangan vaksinasi serentak dilaksanakan UPT Puskesmas Sooko, Kamis (28/1/2021). Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mojokerto Didik Chusnul Yakin membuka vaksinasi serentak yang juga dihadiri Forum Pimpinan Kepala Daerah (Forkopimda).

Bupati Mojokerto, Pungkasiadi yang berhalangan hadir diwakili Pejabat Sekdakab. Namun karena tensi darah yang tinggi, sehingga mantan Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto ini tidak bisa mengikuti vaksinasi. Dandim 0815 Mojokerto, Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto dijadwalkan mengikuti vaksinasi di Kota Mojokerto.

Sehingga Dandim diwakili Kasdim 0815 Mojokerto, Mayor Inf MJ Arifin yang mendapatkan vaksinasi pertama. Sementara Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander dan Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi karena pernah terkonfirmasi positif sehingga tidak bisa mengikuti vaksinasi.

Kedua pimpinan tertinggi kepolisian tersebut diwakili Waka Polresta Mojokerto, Kompol Iwan Sebastian yang menjadi orang kedua yang menjalani vaksinasi. Kepala Kejaksaan (Kejari) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Hari Wahyudi juga berhalangan hadir dan diwakili Kasi Intel, Muhammad Indra Subrata.

Namun karena yang bersangkutan pernah terpapar Covid-19, sehingga Kasi Intel tidak bisa mengikuti vaksinasi. Vaksinasi selanjutnya diberikan kepada nakes di wilayah UPT Puskesmas Sooko yang sudah terdaftar di Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

Pejabat Sekdakab Mojokerto, Didik Chusnul Yakin mengatakan, seluruh Kabupaten/kota di Indonesia melaksanakan kegiatan vaksinasi tahap pertama. “Harapannya ini bisa merupakan cara untuk mencegah persebaran dan bisa menghentikan penularan Covid-19,” ungkapnya.

Masih kata Didik, pihaknya berharap masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala. Sehingga pihaknya menghimbau agar semua mendukung program vaksinasi dengan sebaik-baiknya. Namun sasaran vaksinasi di Kabupaten Mojokerto untuk tahap pertama yang menjadi prioritas adalah nakes.

“Sesuai dengan jumlah vaksin yang kita terima yakni sebanyak 3.120 vial. Harapannya dalam waktu dekat seluruh nakes di Kabupaten Mojokerto kurang lebih 4.000 sudah dilaksanakan vaksinasi sehingga disusul kelompok sasaran berikutnya. Yaitu dari jajaran TNI/Polri, jajaran pelayanan publik dan ASN,” katanya.

Didik menambahkan, di tahap pertama vaksinasi di Kabupaten Mojokerto ada 41 titik faskes. Vaksinasi yang digelar secara serentak harapannya, sebanyak 3.120 vaksin sudah bisa diberikan kepada nakes sehingga dua minggu lagi akan dilakukan untuk tahap kedua dengan sasaran yang sama.

“Kalau besok, datang lagi tentu akan diberikan ke sasaran yang berbeda. Untuk hari ini yang divaksin, dua minggu lagi akan divaksin lagi karena imun kekebalan akan terbentuk ketika suntikan yang kedua yakni dua minggu lagi. Karena harus dua kali dosisnya, besok yang datang sasaran sisanya yang belum,” jelasnya.

Sebanyak 3.120 vial vaksin tahap pertama di Kabupaten Mojokerto diperuntukan nakes. Meliputi dokter, perawat, bidan, tenaga administrasi, asisten apoteker, petugas gizi, petugas kesehatan lingkungan, petugas imunisasi, laboratorium dan petugas kebersihan. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk