Pendidikan & Kesehatan

Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Ponorogo Masih Minim

Ponorogo (beritajatim.com) – Dinkes Ponorogo nampaknya harus bekerja keras untuk cepat mencapai target vaksinasi lanjut usia (lansia). Pasalnya, berdasarkan data Dinkes Ponorogo, dari target vaksinasi sebanyak 100 ribu lansia, baru sekitar 4.000 lansia yang telah telah dilakukan vaksinasi Covid-19.

“Lansia di Ponorogo yang menjadi target vaksinasi ada 100 ribu orang. Hingga kini yang sudah menjalani vaksinasi masih 4.000 lansia,” kata Kabid Pencegahan dan Penyakit Menular Dinkes Ponorogo, Heni lestari, Jumat (28/5/2021).

Lambatnya vaksinasi untuk lansia ini, kata Heni disinyalir karena warga yang kurang menyadari pentingnya vaksinasi corona di masa pandemi ini. Apalagi vaksinasi itu sangat penting untuk kelompok lansia. Sebab, lansia merupakan warga yang mudah terpapar virus Covid-19. Apalagi yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit komorbit, jika terkena Covid-19 bisa saja berpotensi menimbulkan kematian.

Selain itu, sesuai petunjuk dari Pemerintah Pusat, lansia merupakan prioritas vaksin Covid-19 setelah tenaga kesahatan dan lansia ini melakukan vaksinasi hampir bersamaan dengan warga kategori petugaa pelayanan publik.

“Lansia menjadi prioritas vaksinasi, sebab mereka lah yang rentan terpapar Covid-19,” katanya.

Lambatnya vaksinasi untuk lansia ini, kemungkinan juga dipengaruhi oleh informasi yang berkembang di masyarakat, bahwa vaksin Covid-19 mempunyai efek samping yang mengkhawatirkan.  Sehingga menimbulkan keengganan masyarakat yang akan divaksin. Heni menyebut, dari hasil evaluasi kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI), keadaan yang banyak ditimbulkan hanya alergi dan demam ringan. Tidak ada kasus Kipi yang mengkhawatirkan usai disuntik vaksin. Untuk meningkatkan vaksinasi lansia di bumi reyog, Dinkes akan gencar melakukan sosialisasi vaksinasi khusus lansia. Bahkan ada program menarik untuk masyarakat yang saat ini ingin vaksinasi, meski mereka belum waktunya vaksinasi. Seperti vaksinasi perangkat desa, sang perangkat ini harus bisa membawa 1 lansia untuk dilakukan vaksinasi.

“Pada vaksinasi perangkat desa kemarin, diharuskan harus membawa 1 lansia untuk dilakukan vaksinasi,” pungkasnya. (end/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar