Pendidikan & Kesehatan

Vaksin Tak Jadi Syarat Utama Siswa PTM di Bangkalan

Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Bangkalan Jawa Timur

Bangkalan (beritajatim.com) -Meredanya kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, membawa angin segar untuk dunia pendidikan. Pasalnya, uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) direncanakan akan digelar 6 September 2021 mendatang.

Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron menyetujui usulan pelaksanaan uji coba PTM tersebut. Namun, pihak sekolah agar melakukan sosialisasi terlebih dahulu.

“Sesuai dengan keputusan SKB 4 menteri untuk PTM dilakukan secara terbatas. Dan kami perlu sosialisasikan pada wali murid dan masyarakat setempat apakah menyetujui uji coba PTM atau tidak,” jelasnya, Sening (30/8/2021).

Selain itu, ia menyebutkan setiap tenaga pendidik wajib melakukan vaksinasi sebelum PTM digelar. Sementara untuk siswa tak diwajibkan vaksinasi sebagai syarat utama pelaksanaan PTM.

“Namun kami tetap mengimbau agar anak-anak usia diatas 12 tahun melakukan vaksinasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan, Bambang Budi Mustika menyebutkan, secara teknis untuk pelaksanaan PTM tingkat sekolah dasar dan sekolah tingkat pertama digelar 50 persen. Sehingga separuh siswa tetap melakukan belajar online.

“50 persen offline dan 50 persen online. Sementara untuk TK/Paud itu hanya 33 persen atau hanya 5 siswa tiap kelas,” jelasnya.

Ia juga akan melakukan sosialisasi pada wali murid untuk memahami sistem tersebut. Hal itu perlu dilakukan agar tak terjadi miskomunikasi dikemudian hari. Sehingga pelaksanaan PTM dapat berjalan lancar.

“Dan untuk wali murid atau masyarakat setempat menolak adanya PTM maka akan kami tiadakan PTM di sekolah tersebut,  sehingga kami perlu lakukan sosialisasi dan sebelum tanggal 6 sudah terdapat list sekolah mana saja yang menyetujui adanya PTM,” tutupnya.[sar/ted] 


Apa Reaksi Anda?

Komentar