Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Vaksin Merdeka, Anggota Polres Mojokerto Jadi Petugas

Waka Polres Mojokerto, Kompol Ridho Tri Putranto saat meninjau Vaksin Merdeka di lapangan apel Polres Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (Beritajatim.com) – Serbuan ribuan Vaksin Merdeka kembali dilakukan Polres Mojokerto untuk masyarakat Mojokerto. Petugas vaksin Merdeka yang digelar di lapangan apel Polres Mojokerto di dominasi oleh anggota Polres Mojokerto sendiri, Sabtu (7/8/2021).

Mulai dari pembagian blanko pendaftaran dan tim screening dilakukan oleh Polwan Polres Mojokerto dan relawan dari Stikes PPNI Mojokerto. Sebanyak 25 personil sebagai petugas registrasi PCARE input data penerima vaksin yang terintegrasi dari sistem informasi satu data vaksinasi Covid-19.

Hal ini dilakukan dengan harapan diperoleh kecepatan input data sehingga mampu melayani peserta vaksinasi secara cepat dan dalam jumlah banyak sesuai target yang ditentukan. Hal ini disampaikan Waka Polres Mojokerto, Kompol Ridho Tri Putranto.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan vaksinasi yang dilakukan serentak se-Indonesia, dalam pelaksanaannya kita memang sudah berjalan berkelanjutan. Untuk pelaksanaan Vaksin Merdeka hari ini, kita sengaja mengerahkan semua potensi sumber daya yang kita miliki,” katanya.

Diantaranya, petugas merupakan anggota Polres Mojokerto ditambah dengan tenaga kesehatan (nakes) hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto dan relawan. Hal ini dilakukan untuk membantu dan mempercepat pelaksanaan vaksinasi nasional.

“Untuk hari ini, kita target pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan sebanyak 2.500. Dengan harapan agar tercapainya percepatan dalam pelaksanaan vaksinasi dibandingkan dengan jumlah penduduk Mojokerto. Tentunya dengan beberapa standart prosedur yang harus dipatuhi oleh petugas dan calon penerima vaksin,” jelasnya.

Waka menambahkan, yakni mulai dari proses screening mulai pengecekan suhu badan, cek tekanan darah sampai dengan pendataan ada tidaknya penyakit bawaan dari calon penerima vaksin.

“Kita juga sempat bertanya langsung kepada beberapa warga yang sudah di vaksin tentang efek samping dari vaksin ini. Dan mereka menyampaikan vaksin ini tidak ada efek sampingnya, jadi tidak ada alasan bagi warga masyarakat lainya untuk takut dan tidak vaksin,” tegasnya. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar