Pendidikan & Kesehatan

Vaksin Covid-19 Kota Malang Diprioritaskan untuk Nakes

Jubir Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Muarif.

Malang(beritajatim.com) – Dinas Kesehatan Kota Malang sedang melakukan pendataan prioritas penerima vaksin di wilayahnya. Satgas Covid-19 saat ini sedang meminta data dari setiap Puskesmas terkait jumlah rumah sakit dan klinik kesehatan pribadi yang berada dalam wilayah mereka.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Muarif mengatakan, pendataan penerima vaksin Covid-19 berbasis wilayah. Pendataan itu diserahkan ke Puskesmas, karena dianggap paling mengerti kebutuhan dan prioritas penerima di wilayah masing-masing. Nantinya data itu diserahkan ke Dinkes Kesehatan.

“Jadi pendataan masuk di wilayah, di Puskesmas. Jadi misalnya Puskesmas A wilayahnya mana saja ada berapa rumah sakit nah itu yang harus dikonfirmasikan dengan rumah sakit dan klinik. Tidak lama (pendataan),” kata Husnul, Rabu (4/11/2020).

Husnul mengatakan, untuk sasaran utama penerima vaksin adalah tenaga kesehatan. Namun, untuk perkiraan jumlah pasti prioritas penerima vaksin di Kota Malang dia belum bisa memastikan. Karena saat ini masih dilakukan pendataan hingga tingkat Puskesmas.

“Karena di Kota Malang banyak sasarannya, adalah tenaga kesehatan yang ada di Kota Malang. Yang ada di rumah sakit yang ada di klinik layanan praktik kesehatan pribadi. Belum tahu (jumlahnya) karena masih pendataan,” papar Husnul.

Husnul mengungkapkan, urutan prioritas penerima vaksin Covid-19 pertama adalah tenaga kesehatan. Kedua adalah sektor pelayanan publik. Dimulai dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan bahkan hingga petugas PDAM dan PLN yang melayani masyarakat.

“Adalah (prioritas) tenaga kesehatan, yang kita data pertama kali. Kedua adalah yang memberikan pelayanan publik TNI, Polri kemudian Dinas Perhubungan mulai dari bandara, stasiun, terminal kemudian juga PDAM, PLN. Ketiga sesuai Perpres (Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020),” tandas Husnul. [luc/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar