Pendidikan & Kesehatan

UTD PMI Pamekasan Terapkan Sistem ‘Jemput Bola’

Pamekasan (beritajatim.com) – Unit Tranfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, kembali melakukan aksi ‘jemput bola’ untuk mendapatkan tambahan stok darah dalam rangka mengantisipasi kekurangan stok selama masa penyesuaian diri akibat Covid-19.

“Terhitung mulai 1 Agustus (2020) kemarin, kita sudah membahas berbagai langkah antisipatif untuk menyediakan stok darah. Hasilnya kita kembali melakukan aksi jemput bola seperti sebelumnya,” kata Kepala UTD PMI Pamekasan, dr Achmad Syafirullah, Sabtu (8/8/2020).

Namun demikian, pihaknya tetap memprioritaskan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, guna mengantisipasi sekaligus mencegah penyebaran wabah virus corona. Termasuk bagi seluruh personil yang bertugas di lapangan. “Protokol kesehatan tetap kita prioritaskan,” ungkapnya.

“Artinya personil yang terlibat dalam aksi donor darah, kita instruksikan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, di antaranya dengan tetap menggunakan alat perlindungan diri maupun protokol kesehatan lainnya,” sambung pria yang akrab disapa dr Syafi.

Lebih lanjut dijelaskan, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipsi kelangkaan sekaligus kekosongan stok darah di unit yang dipimpinnya. “Terlebih saat ini pemerintah juga diminta untuk memberikan sumbangan donor darah untuk korban tragedi di Lebanon,” jelasnya.

“Memang selama ini stok dari di UTD PMI Pamekasan masih relatif aman, sekalipun harus kerja ekstra keras menyiapkan stok darah di tangah pandemi Covid-19. “Strategi dan kebijakan PMI Pamekasan untuk mengantisipasi kekosongan stok darah relatif berhasil, salah satunya dengan menerapkan satu pasien satu pemdonor,” imbuhnya.

Dari itu pihaknya berharap langkah tersebut nantinya dapat memberikan dampak positif, sekaligus dapat mempertahankan ketersediaan stok darah di PMI Pamekasan. “Mudah-mudahan dengan cara ini, kita tetap bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan,” pungkasnya. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar