Pendidikan & Kesehatan

Usai Libur Panjang, Camat-Sekcam dan 3 Stafnya Positif Covid

Pagar kantor Kecamatan Kabuh, Jombang tertutup rapat, Selasa (17/11/2020)

Jombang (beritajatim.com) – Usai libur panjang akhir Oktober, pasien positif Covid-19 di Jombang, Jawa Timur mengalami peningkatan. Bahkan di Kecamatan Kabuh, terdapat lima ASN (aparatur sipil negara) yang positif Covid-19. Mereka adalah Camat, Sekcam, serta tiga orang staf.

Lima orang tersebut saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah. Dampak lainnya, kantor Kecamatan Kabuh yang berada di Jl Raya Ploso-Babat, tutup untuk sementara. Strilisasi dengan cara penyemprotan disinfektan pun dilakukan guna memutus rantai penyebaran virus tersebut.

Wakil Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang Anwar membanrkan hal itu. “Memang benar, ada lima ASN di Kecamatan Kabuh yang terkonfirmasi (positif Covid). Yakni, Pak Camat, Sekcam, serta tiga staf,” kata Anwar ketika ditemui di kantor Pemkab Jombang, Selasa (17/11/2020).

Anwar mengungkapkan, lima ASN yang positif tersebut menjalani isolasi mandiri di rumah. Sedangkan pegawai kecamatan lainnya melakukan kerja di rumah atau WFH (work from home). “Penutupan kantor Kecamatan Kabuh mulai Senin kemarin. Kantor tersebut akan dibuka kembali pada 26 November 2020,” ujarnya.

Bagaimana jika ada warga yang mengurus data kependudukan? Anwar mengatakan, karena kantor kecamatan tutup sementara, kepengurus adminduk (admistrasi kependudukan) bisa dilakukan di Kantor Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) Jombang.

Anwar menambahkan, selema penutupan, pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan di Kantor Kecamatan Kabuh. Itu dilakukan guna memutus rantai penyebaran Covid-19. Sementara itu, jumlah kumulatif positif Covid-19 di Jombang per Selasa (17/11/2020) pukul 13.00 WIB sebanyak 1.341 orang.

Dari jumlah itu, terdapat penambahan 10 pasien positif dibanding hari sebelumnya. Sedangkan pasien sembuh ada penambahan lima orang dan meninggal dua orang. Dengan begitu, data kumulatif pasien sembuh 1.129 orang, kemudian 92 orang dirawat dan 120 orang meninggal. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar