Pendidikan & Kesehatan

Update, Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto Total 14

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Mojokerto per tanggal 19 Mei 2020 bertambah tiga orang, jumlah total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto menjadi 14 orang. Tiga pasien tercomfirm positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto tersebut dari Kecamatan Puri, Kutorejo dan Kemlagi.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto membenarkan, tambahan tiga pasien positif Covid-19 Kabupaten Mojokerto tersebut berasal dari Kecamatan Puri, Kutorejo dan Kemlagi. “Benar, per 19 Mei 2020 ini ada tambahan tiga pasien positif Covid-19,” ungkapnya, Selasa (19/5/2020).

Masih kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto, untuk pasien dari Kecamatan Puri berjenis kelamin perempuan. Pasien berinisial S (66) tersebut meninggal pada tanggal 8 Mei 2020 dengan keluhan sakit sesak nafas dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) swasta di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

“Pasien sebelumnya memang sudah mempunyai riwayat penyakit paru-paru sejak empat tahun lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, mengingat gejala yang ditunjukkan mirip dengan gelaja Covid-19, sekira pukul 22.00 WIB pasien kemudian dirujuk ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto,” katanya.

Pasien langsung ditanggani dokter jaga dan diperiksa dengan gejala mirip Covid-19. Satu jam kemudian, lanjut Ardi, atau pukul 23.00 WIB pasien langsung masuk ruang isolasi dan dilakukan swab. Namun pasien meninggal dunia sekira pukul 24.00 WIB dan dibawa ke rumah duka.

“Pasien dimakamkan keesokan harinya di TPU desa setempat dengan pemakaman sesuai prosedur Covid-19. Pasien masuk dalam data positif Kabupaten Mojokerto per tanggal 19 Mei lantaran, hasil swab pasien keluar hari ini dengan hasil positif Covid-19. Untuk pasien dari Kecamatan Kutorejo adalah seorang laki-laki,” jelasnya.

Pasien berinisial E tersebut bekerja sebagai karyawan Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di kawasan Gubeng, Kota Surabaya. Pasien sempat masuk Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr Ramelan Kota Surabaya pada tanggal 24 April 2020 lalu. Pasien keluar dari RSAL Dr Ramelan pada tanggal 15 Mei 2020 kemarin.

“Pasien mendapat kabar jika hasil rapid test dari RS Husada Utama Surabya reaktif. Kemudian pihak perusahaan SPBU meminta untuk diambil sample untuk uji swab. Pasien sendiri memiliki riwayat sesak nafas sejak setahun lalu, selama ini pasien tinggal di Surabaya dan pulang rumah orang tuanya ke Mojokerto tiga hari sekali,” tuturnya.

Setelah keluar dari RSAL Dr Ramelan Kota Surabaya pada 15 Mei kemarin, pasien ini kemudian pulang ke Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Namun pasien mengalami sesak nafas pada tanggal 24 April 2020 lalu dan dibawa keluarganya ke RSAL Dr Ramelan Kota Surabaya.

“Memang pasien ini memiliki riwayat sakit sesak nafas kurang lebih sudah selama satu tahun terakhir ini. Hasil uji swabnya positif, itu juga baru keluar 19 Mei ini. Sementara pasien dari Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto juga laki-laki berinisial S. Hasil swabnya juga baru keluar hari ini,” tambahnya.

Namun, tegas Ardi, untuk kronologi bagaimana pasien ini tertular Covid-19 hingga saat ini masih didalami tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto. Dengan bertambahnya tiga pasien tercomfirm positif Covid-19, jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto berjumlah 14 orang, dua lainnya sembuh.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar