Pendidikan & Kesehatan

Update Klaster Salat Tarawih di Kediri, Pasien Positif Meninggal

Kediri (beritajatim.com) – Satu orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri meninggal. Jenazah dikubur menggunakan protokol kesehatan dengan menerjunkan tim medis berpakaian lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD).

Pasien meninggal berasal dari Desa Kedak, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Sebelumnya almarhum menjalani perawatan di RSUD Gambiran 2 Kediri. Dengan tambahan satu orang ini, maka jumlah meninggal dunia Covid-19 di Kabupaten Kediri totalnya menjadi tujuh orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Chotib mengatakan, selain itu terdapat dua tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka adalah warga Desa Kedak Kecamatan Semen dan warga Desa Sumberbendo Kecamatan Pare.

“Warga Desa Kedak ini merupakan klaster tarawih dan saat ini dirawat di RS Gambiran. Sedangkan warga Sumberbendo merupakan klaster baru dan saat ini melakukan isolasi mandiri serta dalam pengawasan tenaga medis,” tambah dr. Ahmad Chotib.

Sebagai langkah antisipasi penyebaran dan memutus penularan Covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri melakukan tracing untuk menelusuri riwayat pasien tersebut. Dengan tambahan kasus ini, saat ini terdapat 57 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri. [nm/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar