Pendidikan & Kesehatan

Update Kasus Covid di Kabupaten Mojokerto Tambah 53 Pasien Positif

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto

Mojokerto (beritajatim.com) – Meski jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto setiap harinya masih bertambah, namun jumlah pasien sembuh juga meningkat.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto merilis, pasien terkonfirmasi positif sebanyak 348 pasien dan pasien sembuh sebanyak 163 pasien.

Dalam tiga hari, jumlah pasien positif yang sebelum sebanyak 245 pasien menjadi 348 pasien atau ada penambahan sebanyak 53 pasien. Satu pasien di tanggal 12 Juli 2020, empat pasien di tanggal 13 Juli 2020 dan tanggal 14 Juli 2020 sebanyak 49 pasien. Meski jumlah kasus baru cukup banyak, namun juga dibarengi meningkatnya pasien sembuh.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto. “Iya, kami mencatat total tambahan 49 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya, Kamis (16/7/2020).

Masih kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto, tambahan kasus terbanyak ada di tanggal 14 Juli 2020 yakni sebanyak 49 kasus. Sebanyak 49 kasus tersebar di Kecamatan Bangsal, Mojosari, Gedeg, Mojoanyar, Puri, Sooko, Kemlagi, Jetis, Trowulan, Pungging, Jatirejo, Pacet, Dlanggu dan Ngoro.

“Bangsal 3 kasus, Mojosari 7  kasus, Gedeg 4 kasus, Mojoanyar 5 kasus, Puri 3 kasus, Sooko 9 kasus, Kemlagi 1 kasus, Jetis 2 kasus, Trowulan 6 kasus, Pungging 4 kasus, Jatirejo 1 kasus, Pacet 1 kasus, Dlanggu 1 kasus dan Ngoro 2 kasus. Sebanyak 49 kasus tersebut dari hasil uji swab yang samplenya diambil pada 2 Juli kemarin,” katanya.

Sebanyak 49 pasien tersebut, lanjut Ardy, masih menjalani perawatan medis di beberapa rumah sakit. Seperti di rumah sakit Mojokerto, Sidoarjo dan Surabaya baik swasta maupun milik pemerintah. Namun sebagian juga ada yang melakukan isolasi mandiri karena berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Meski tambahan kasus cukup banyak, namun jumlah pasien sembuh juga meningkat. Dari 135 pasien menjadi 163 pasien yang dinyatakan sembuh. Sementara 170 pasien lainnya masih menjalani perawatan dan sebanyak 15 pasien meninggal dunia,” jelasnya. [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar