Pendidikan & Kesehatan

Update Covid-19 Jatim: Positif 1281, Surabaya Raya Nihil Kasus Baru

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberikan pernyataan pers untuk update data perkembangan kasus Covid-19 di Jatim pada Jumat (8/5/2020) malam. Pada hari ini merupakan hari kesebelas penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik).

Hingga 8 Mei 2020 pukul 19.00 WIB, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 20959 orang, 3915 orang pasien dalam pengawasan (PDP) dan positif Covid-19 (coronavirus) 1281 orang. Surabaya hari ini tidak bertambah alias nihil kasus baru dan tetap 592, Sidoarjo juga tidak bertambah dan tetap 152 serta Gresik pun sama tidak bertambah kasus baru alias tetap 37. Surabaya Raya kompak tidak ada penambahan kasus baru.

“Hari ini ada tambahan 18 kasus baru di Jatim. Total ada 1281 orang yang positif Covid-19 di Jatim. Yang sembuh bertambah 17 menjadi 227 orang dan meninggal bertambah 4 menjadi 141 orang,” katanya kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (8/5/2020) malam.

Gubernur merinci yang positif 1281 orang di Jatim itu terdiri dari 592 dari Surabaya, 43 Kabupaten Malang, 21 Kota Malang, 5 Kota Batu, 50 dari Magetan, 152 dari Sidoarjo, 29 Kabupaten Kediri, 10 Kota Kediri, 37 Gresik, 8 Kabupaten Blitar, 1 Kota Blitar, 26 Lumajang, 14 Jember, 12 Situbondo, 3 Bondowoso, 4 Banyuwangi, serta 10 Pamekasan.

Kemudian 32 Tulungagung, 10 Jombang, 12 Nganjuk, 13 Kabupaten Madiun, 12 Ponorogo, 3 Trenggalek, 49 Lamongan, 19 Bangkalan, 7 Pacitan, 15 Bojonegoro, 9 Tuban, 21 Kabupaten Pasuruan, 10 Kota Pasuruan, 23 Kabupaten Probolinggo, 9 Kota Probolinggo, 5 Sumenep, 7 Kabupaten Mojokerto, 3 Kota Mojokerto, 6 Ngawi dan 1 Kota Madiun.

Ada 227 yang sudah terkonfirmasi negatif. Artinya, mereka sudah sembuh. Yakni, 13 dari Kabupaten Malang, 9 Kota Malang, 1 Kota Batu, 99 dari Surabaya, 14 dari Sidoarjo, 10 dari Gresik, 9 Lamongan, 1 dari Kabupaten Blitar, 1 dari Kota Blitar, 11 dari Magetan, 2 dari Kabupaten Kediri, 2 Jember, 6 Kota Kediri, dan 8 Situbondo.

Selanjutnya, 6 Tulungagung, 1 Trenggalek, 3 Nganjuk, 1 Jombang, 2 Kabupaten Mojokerto, 3 Kabupaten Madiun, 1 Ngawi, 4 Lumajang, 2 Kota Probolinggo, 4 Kabupaten Pasuruan, 5 Ponorogo, 1 Bondowoso, 2 Bangkalan, 4 Pamekasan, 1 Tuban dan 1 Banyuwangi.

Sementara itu, ada 141 pasien yang meninggal, yakni 9 di Kabupaten Malang, 79 di Surabaya, 17 di Sidoarjo, 6 di Gresik, 1 Bangkalan, 8 di Lamongan, 4 di Kabupaten Kediri, 2 di Magetan, 1 Pamekasan, 3 Bojonegoro, 4 Lumajang, 1 Kota Pasuruan, 1 Banyuwangi, 1 Jember, 2 Kabupaten Blitar dan 2 Tuban. [tok/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar