Pendidikan & Kesehatan

Update Covid-19 Jatim: 4.112 Positif

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberikan pernyataan pers untuk update data perkembangan kasus Covid-19 di Jatim pada Rabu (27/5/2020) malam.

Pada hari ini merupakan hari kedua penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) tahap ketiga. PSBB diperpanjang lagi sejak 26 Mei hingga 8 Juni 2020.

Hingga 27 Mei 2020 pukul 21.00 WIB, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 24.090 orang (masih dipantau 3.983 orang), jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) ada 6.071 orang (masih diawasi 2.876 orang) dan positif Covid-19 (coronavirus) 4.112 orang (masih dirawat 3.208 orang).

Surabaya hari ini bertambah 98 kasus baru menjadi 2.216 dan Sidoarjo bertambah 23 menjadi 565. Sedangkan, Gresik bertambah 19 kasus baru menjadi 153 positif.

“Hari ini ada tambahan 181 kasus baru di Jatim. Total ada 4.112 orang yang positif Covid-19 di Jatim. Yang sembuh bertambah 26 menjadi 548 orang. Dan, yang meninggal bertambah 15 menjadi 337 orang,” katanya kepada wartawan, Rabu (27/5/2020) malam.

Gubernur merinci yang positif 4.112 orang di Jatim itu terdiri dari 2.216 dari Surabaya, 74 Kabupaten Malang, 41 Kota Malang, 12 Kota Batu, 72 dari Magetan, 565 dari Sidoarjo, 96 Kabupaten Kediri, 44 Kota Kediri, 153 Gresik, 88 Lamongan, 10 Kabupaten Blitar, 3 Kota Blitar, 45 Lumajang, 28 Jember, 12 Situbondo, 10 Bondowoso, 7 Banyuwangi, 15 Pamekasan, 57 Tulungagung, 41 Jombang, 28 Nganjuk, 26 Kabupaten Madiun, 24 Ponorogo, 7 Trenggalek, 36 Bangkalan, 13 Pacitan, 50 Bojonegoro, 40 Tuban, 79 Kabupaten Pasuruan, 21 Kota Pasuruan, 89 Kabupaten Probolinggo, 19 Kota Probolinggo, 7 Sumenep, 30 Kabupaten Mojokerto, 7 Kota Mojokerto, 12 Ngawi, 4 Kota Madiun, 17 Sampang, 19 Kapal Barang dan 7 Pesawat.

Ada 548 yang sudah terkonfirmasi negatif. Artinya, mereka sudah sembuh. Yakni, 25 dari Kabupaten Malang, 17 Kota Malang, 2 Kota Batu, 194 Surabaya, 21 Sidoarjo, 14 Gresik, 21 Lamongan, 5 Kabupaten Blitar, 1 Kota Blitar, 40 Magetan, 6 Kabupaten Kediri, 6 Jember, 7 Kota Kediri, 11 Situbondo, 14 Tulungagung, 3 Trenggalek, 13 Nganjuk, 4 Jombang, 2 Kabupaten Mojokerto, 2 Kota Mojokerto, 8 Kabupaten Madiun, 2 Kota Madiun, 4 Ngawi, 19 Lumajang, 9 Kota Probolinggo, 8 Kabupaten Pasuruan, 8 Ponorogo, 3 Bondowoso, 6 Bangkalan, 6 Pamekasan, 4 Tuban, 49 Kabupaten Probolinggo, 2 Kota Pasuruan, 3 Pacitan, 2 Sumenep, 4 Sampang, 2 Bojonegoro dan 1 Banyuwangi.

Sementara itu, ada 337 pasien yang meninggal, yakni 10 di Kabupaten Malang, 1 Kota Malang, 1 Kota Batu, 200 di Surabaya, 46 di Sidoarjo, 14 di Gresik, 3 Bangkalan, 14 di Lamongan, 8 di Kabupaten Kediri, 3 di Magetan, 2 Pamekasan, 8 Bojonegoro, 4 Lumajang, 1 Kota Pasuruan, 2 Kabupaten Probolinggo, 1 Kota Probolinggo, 5 Kabupaten Pasuruan, 1 Kabupaten Mojokerto,1 Nganjuk, 1 Banyuwangi, 3 Jember, 3 Kabupaten Blitar, 1 Jombang, 1 Ponorogo, 1 Tulungagung dan 2 Tuban. (tok/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar