Pendidikan & Kesehatan

Update Covid-19 Jatim: 1.921 Positif,302 Sembuh dan 185 Meninggal

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberikan pernyataan pers untuk update data perkembangan kasus Covid-19 di Jatim pada Jumat (15/5/2020) malam ini.

Pada hari ini merupakan hari keempat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) tahap kedua. PSBB diperpanjang sejak 12 Mei hingga 25 Mei 2020.

Hingga 15 Mei 2020 pukul 20.00 WIB, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 22.497 orang (masih dipantau 4.169 orang atau 18,53 persen), jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) ada 4.625 orang (masih diawasi 2.116 orang atau 45,75 persen) dan positif Covid-19 (coronavirus) 1.921 orang (masih dirawat 1.434 atau 74,65 persen).

Surabaya hari ini bertambah 24 kasus baru menjadi 945 dan Sidoarjo bertambah 1 menjadi 236. Sedangkan, Gresik bertambah 1 kasus baru menjadi 47.

“Hari ini ada tambahan 63 kasus baru di Jatim. Total ada 1921 orang yang positif Covid-19 di Jatim. Yang sembuh bertambah 8 menjadi 302 orang atau 15,72 persen. Dan, yang meninggal bertambah 5 menjadi 185 orang atau 9,63 persen. Kita harus melakukan kewaspadaan lebih tinggi terhadap orang tanpa gejala (OTG). Ini karena mereka tidak memiliki gejala klinis, tapi mereka carrier. Total kasus OTG sebesar 13.267,” katanya kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (15/5/2020) malam.

Gubernur merinci yang positif 1921 orang di Jatim itu terdiri dari 945 dari Surabaya, 51 Kabupaten Malang, 25 Kota Malang, 7 Kota Batu, 53 dari Magetan, 236 dari Sidoarjo, 49 Kabupaten Kediri, 25 Kota Kediri, 47 Gresik, 10 Kabupaten Blitar, 2 Kota Blitar, 31 Lumajang, 17 Jember, 12 Situbondo, serta 8 Bondowoso.

Kemudian 4 Banyuwangi, 11 Pamekasan, 32 Tulungagung, 22 Jombang, 20 Nganjuk, 21 Kabupaten Madiun, 13 Ponorogo, 5 Trenggalek, 64 Lamongan, 22 Bangkalan, 9 Pacitan, 27 Bojonegoro, 12 Tuban, 45 Kabupaten Pasuruan, 15 Kota Pasuruan, 38 Kabupaten Probolinggo, 11 Kota Probolinggo, 6 Sumenep, 10 Kabupaten Mojokerto, 4 Kota Mojokerto, 6 Ngawi, 2 Kota Madiun dan 4 Sampang.

Ada 302 yang sudah terkonfirmasi negatif. Artinya, mereka sudah sembuh. Yakni, 18 dari Kabupaten Malang, 11 Kota Malang, 2 Kota Batu, 126 dari Surabaya, 17 dari Sidoarjo, 10 dari Gresik, 9 Lamongan, 2 dari Kabupaten Blitar, 1 dari Kota Blitar, 11 dari Magetan, 3 dari Kabupaten Kediri, serta 4 Jember.

Selanjutnya 7 Kota Kediri, 10 Situbondo, 12 Tulungagung, 1 Trenggalek, 5 Nganjuk, 2 Jombang, 2 Kabupaten Mojokerto, 1 Kota Mojokerto, 3 Kabupaten Madiun, 1 Ngawi, 11 Lumajang, 3 Kota Probolinggo, 4 Kabupaten Pasuruan, 7 Ponorogo, 2 Bondowoso, 4 Bangkalan, 6 Pamekasan, 2 Tuban, 2 Kabupaten Probolinggo, 1 Kota Pasuruan, 1 Pacitan dan 1 Banyuwangi.

Sementara itu, ada 185 pasien yang meninggal, yakni 9 di Kabupaten Malang, 1 Kota Batu, 103 di Surabaya, 26 di Sidoarjo, 7 di Gresik, 1 Bangkalan, 10 di Lamongan, 6 di Kabupaten Kediri, 2 di Magetan, 2 Pamekasan, 5 Bojonegoro, 4 Lumajang, 1 Kota Pasuruan, 1 Banyuwangi, 1 Jember, 3 Kabupaten Blitar, 1 Jombang dan 2 Tuban. [tok/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar