Pendidikan & Kesehatan

Unusa Gelar Doa Bersama Agar Virus Corona Segera Berakhir

Surabaya (beritajatim.com) – Merebaknya virus corona di Jawa Timur kian meluas, tercatat sekitar 1.649 orang yang positif virus corona. Kondisi ini membuat pemerintah provinsi Jawa Timur memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik).

Adanya wabah ini membuat beberapa aktivitas harus School From Home (SFH), Work From Home (WFH) serta aktivitas lainnya. Selain itu, adanya wabah ini mengubah kebiasaan masyarakat untuk bisa menjaga kebersihan tubuhnya dengan membiasakan mencuci tangan hingga penggunaan masker.

Kondisi ini membuat Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menggelar doa bersama agar wabah virus corona segera berakhir dengan anak yatim piatu dari Panti Asuhan Al Hasan yang digelar ruang fastron lantai tiga gedung B Unusa.

Acara doa bersama ini dihadiri Rektor Unusa, Prof Dr Ir Achmad Jazidie, M.Eng., dan Wakil Rektor 1 Unusa, Prof. Kacung Marijan, Ph.D., serta Ketua Program Studi (Kaprodi) D-3 Keperawatan dan Dekan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK) Unusa.

Doa bersama dipimpin langsung oleh ustad H Saelendra meminta untuk wabah virus corona segera berakhir dan kembali normal. Humas Unusa, M Ghofirin, M.Pd menjelaskan, dengan adanya virus corona ini membuat Unusa menggelar doa bersama dengan anak yatim piatu dari panti asuhan Al Hasan.

“Ini sebagai bentuk perhatian kami agar virus corona yang ada di Indonesia agar segera berakhir semua kembali sehat,” ucap Ghofirin, Kamis (14/5/2020).

Doa bersama ini juga juga dihadiri Jurnalis Sahabat Pendidikan (JSP) yang ikut mendoakan agar virus corona segera berakhir. “Dengan begitu Indonesia akan kembali sehat serta situasi kembali sedia kala,” ujar Ghofirin.

Sementara itu, Rektor Unusa, Prof Dr Ir Achmad Jazidie, M.Eng., menjelaskan, adanya virus corona ini juga sudah mengubah kebiasaan kita untuk hidup bersih serta menggunakan masker. “Setidaknya jika sudah semaunya berakhir maka kebiasaan yang sudah bagus ini tetap kita lakukan seakan akan virus corona memang masih ada,” bebernya.

Jazidie mengatakan doa bersama ini sebagai bertyk syukur juga Unusa yang salah satu Program Studinya memperoleh akreditasi A. “Dengan ini kami jiga bersyukur jika Program Studi (Prodi) D-3 Keperawatan memperoleh akreditasi A,” ungkapnya.[way/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar