Pendidikan & Kesehatan

Untag Surabaya Kini Miliki 9 Jurnal Terakreditasi Nasional

Surabaya (beritajatim.com) – Capaian akreditasi A menjadi tantangan bagi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya untuk terus berbenah serta meningkatkan kualitas layanan, mutu SDM dan kualitas pengajaran.

Salah satunya adalah melalui peningkatan pengelolaan jurnal terakreditasi. Saat ini Untag Surabaya telah memiliki sebanyak 28 jurnal yang berasal dari 6 fakultas yang terus berbenah dalam meningkatkan kualitas publikasi. Kepala Pusat Publikasi dan HKI LPPM Untag Surabaya, Eko April Ariyanto, menyebutkan, 9 di antara 28 jurnal tersebut telah terakreditasi secara nasional.

Kesembilan jurnal yang telah terakreditasi nasional Ristekdikti tersebut adalah Mimbar Keadilan (terakreditasi Sinta 3), Jurnal Hukum Bisnis Bonum Commune (terakreditasi Sinta 4), Jurnal Hukum Magnum Opus (terakreditasi Sinta 4), Persona: Jurnal Psikologi Indonesia (terakreditasi Sinta 2), Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan (terakreditasi Sinta 4), DIA: Jurnal Administrasi Publik (terakreditasi Sinta 3), DIH: Jurnal Ilmu Hukum (terakreditasi Sinta 3), Representamen (terakreditasi Sinta 5) dan Jurnal Penelitian Administrasi Publik (terakreditasi Sinta 5). “Jurnal itu wadah publikasi karya tulis dosen. Jurnal terakreditasi menggambarkan atmosfer akademis, orang akan tahu kualitas fakultas dari kualitas tulisan jurnal,” ujar Eko.

Di Untag Surabaya setiap fakultas dan prodi wajib mempunyai minimal 1 jurnal. Fakultas Teknik mempunyai 7 jurnal dan menjadi yang terbanyak di Kampus Merah Putih, disusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan 5 jurnal. Adapun 4 jurnal dimiliki oleh FISIP dan Fakultas Hukum, serta Fakultas Ilmu Budaya dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat masing-masing memiliki 4 jurnal.

Saat ditemui di Kantor LPPM Untag Surabaya, Kamis, (25/6) Ari menuturkan, saat ini pihaknya sedang berfokus pada pendampingan jurnal untuk diajukan akreditasi.

“Mulai Mei lalu kami melakukan pendampingan jurnal. Ada 10 jurnal yang diprioritaskan untuk akreditasi. 1 jurnal didampingi 2 orang,” ungkap Ari.

Hingga saat ini, sebut Ari, ada 5 jurnal yang telah siap 80% untuk diakreditasi, di antaranya adalah: JMM17: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Manajemen, Heuristic: Jurnal Teknik Industri, Anaphora: Journal of Language, Literary and Cultural Studies dan Jurnal Pengabdian Masyarakat LPPM.

“Di tahun ini kami juga berfokus pada peningkatan SDM pengelolaan jurnal melalui pelatihan dan workshop, baru-baru ini kami mengadakan online webinar,” tambahnya.

Ke depan, LPPM menargetkan jurnal Untag Surabaya dapat terakreditasi Directory of Open Access Journals (DOAJ). “Untuk terindeks DOAJ ini merupakan target realistik yang bisa dicapai. Harapannya juga tahun ini 80% jurnal Untag Surabaya bisa terakreditasi Sinta,” tutupnya. [adg/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar