Pendidikan & Kesehatan

Universitas Narotama Aktif Jadi Mitra KONI Jawa Timur

Surabaya (beritajatim.com) – Dalam upaya membangun kualitas atlet Jawa Timur, KONI Jatim beberapa waktu yang lalu mengadakan dialog interaktif yang bertajuk “Prestasi Olahraga dan Akses Pendidikan yang Berintegritas” dengan melibatkan sekolah dan institusi pendidikan yang aktif memberikan beasiswa pada atlet berprestasi, salah satunya Universitas Narotama Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes selaku Direktur Diktar KONI Jatim, mengatakan bahwa Jawa Timur sangat peduli dengan peingkatan keunggulan kualitas lewat pendekatan jasmani dan intelektualitas.

“Olahraga dan pendidikan adalah sektor utama dalam membangun kualitas fisik dan intelektualitas manusia di Jawa Timur. Dengan kualitas fisik dan intelektualitas yang baik maka Jawa Timur akan memiliki daya saing yang tinggi dalam mencapai tingkat kesejahteraan,” ujarnya.

Seiring dengan hal itu, peningkatan kualitas atlet dan pelatih melalui pendidikan pun menjadi sangat penting. Karena atlet dan pelatih merupakan aset bangsa yang memiliki peran penting dalam upaya mengharumkan nama bangsa.

“Pendidikan adalah hak seluruh warga Indonesia termasuk para atlet dan pelatih. Mereka sudah membela Jatim di kejuaraan tingkat nasional dan internasional, sehingga sudah sepatutnya kita memberikan apresiasi pada mereka dalam bentuk beasiswa pendidikan,” katanya.

Beberapa universitas di Jawa Timur sudah cukup aktif dalam pemberian beasiswa bagi atlet berprestasi, salah satunya adalah Universitas Narotama Surabaya. Dikatakan oleh Dr. Ir. Reswanda., MM selaku perwakilan dari Universitas Narotama Surabaya dan juga Ketua Umum PRSI (Olahraga Renang) Jatim, karena keaktifan Universitas Narotama untuk memberikan beasiswa bagi atlet, Universitas Narotama pun ditunjuk menjadi salah satu mitra KONI Jawa Timur.

“Universitas Narotama menjadi salah satu mitra KONI Jawa Timur, dikarenakan Atlet Jawa Timur dari berbagai Cabang olah Raga terdaftar menjadi Mahasiswa Universitas Narotama dengan predikat Atlet berprestasi dan diberikan apresiasi Beasiswa Pendidikan oleh Yayasan Pawiyatan Gita Patria,” jelas Reswanda.

Pertimbangannya adalah atlet dan pelatih tidak akan selamanya menjadi seorang atlet, sehingga mereka membutuhkan pendidikan formal untuk mempersiapkan masa depannya setelah pensiun nanti. “Serta pertimbangan yang paling strategis adalah menyiapkan masa depan melalui pendidikan dan pembekalan wirausaha yang pastinya akan sangat berguna setelah mereka tidak aktif sebagai atlet dan pelatih,” kata dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Narotama itu. KONI Jatim saat ini sudah menggandeng 12 universitas dengan target pemberian beasiswa pada sebanyak 141 atlet di tahun 2020. [kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar