Pendidikan & Kesehatan

Universitas Ciputra Gelar Kegiatan Wirausaha Merdeka 2022, Demo Day

Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Ciputra mendapat kepercayaan oleh Kemendikbud bersama 17 perguruan tinggi lain se Indonesia untuk melaksanakan program hibah Wirausaha Merdeka bagi mahasiswa dari 61 perguruan tinggi se-Indonesia. UC menjadi salah satu dari empat perguruan tinggi di Jawa Timur yang mendapatkan hibah tersebut.

Program Wirausaha Merdeka UC mulai bergulir sejak 5 September 2022 dan akan berakhir 12 Desember 2022, dengan konsep program berbasis real entrepreneurship project.

Jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan WMK UC adalah 610 mahasiswa, dengan beragam latar belakan perguruan tinggi asal, domisili, disiplin ilmu, dan kebudayaan. Pada bulan pertama program, mahasiswa melakukan proses eksplorasi peluang. Dilanjutkan dengan pengembangan model bisnis dan prototype untuk bulan ke-2.

Pada bulan ke-3 dilakukan validasi untuk mendapatkan feedback dari publik terhadap prototpe dan model bisnis yang sudah disusun. Demo Day WMK UC dilakukan pada tanggal 9-10 November 2022, melibatkan 42 tim bisnis dari 610 mahasiswa.

Terdapat beragam bisnis hasil kerja kreatif mahasiswa WMK UC, antara lain SORGUMNESIA, bisnis yang berangkat dari fenomena di lapangan tentang kurangnya minat beli masyarakat terhadap sorgum karena minimnya edukasi tentang sorgum dan produk turunannya. SORGUMNESIA memiliki visi menciptakan swasembada dan ketahanan pangan di Indonesia, melalui inovasi produk makanan dari biji sorgum yang sekaligus memberdayakan petani sorgum lokal (di Kabupaten Lamongan) dan produsen tepung sorgum.

Produk olahan SORGUMNESIA berupa BROWNIES dari tepung dan gula sorgum yang bergizi tinggi, gluten free, tinggi serat, memiliki manfaat dapat mencegah kanker dan baik untuk kesehatan jantung.

Selain itu terdapat pula Aplikasi augmented reality Buku Aplikasi Good and Bad Characters, sebagai aplikasi yang menampilkan model atau objek 3D melalui gadget yang terhubung oleh aplikasi augmented reality. Model 3D yang dihasilkan akan muncul seperti Pop-Art dan menghasilkan suara.

Aplikasi tersebut digunakan untuk memperkenalkan literasi finansial sejak dini ke anak-anak pra sekolah, sehingga bisa menanamkan pengalaman dan pengetahuan keuangan dalam diri anak, yang diharapkan bisa membentuk karakter dan kebiasaan yang baik tentang keuangan di kemudian hari.

Bisnis-bisnis hasil besutan mahasiswa WMK UC wajib mengintegrasikan SDGs (sustainable development goals) agar sesuai dengan tema WMK UC; Become Entrepreneurs to Build Sustainable Business. Selama demo day yang berlangsung pada 9-10 november 2022, 42 tim bisnis akan menampilkan sustainable business model lengkap dengan prototipe. Tidak hanya itu, mereka juga mewawancarai pengunjung untuk mendapatkan feedback untuk pengembangan bisnis dan produk mereka.

Dr. David Sukardi Kodrat, M.M., CPM (Asia), Ketua tim Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) UC, melakukan asesmen terhadap prototype peserta Demo Day WMK UC. “Demo Day ini merupakan ajang pembuktian bagi peserta WMK UC untuk mengetahui wujud produk dari gagasan bisnis yang dimatangkan sejauh ini, sekaligus untuk menguji kelayakan melalui komentar dan catatan yang diberikan pengunjung, sekaligus untuk lebih mematangkan konsep bisnis para peserta,” kata David Sukardi Kodrat, Rabu (9/11/2022).

Sementara itu, Maureen Nuradhi S.T., M.M., Entrepreneurship Course Section Head UC, yang dalam program ini berperan sebagai desainer kurikulum dan trainer of facilitator, menuturkan bahwa Demo Day adalah moment terjadinya testing dan refining dalam suatu siklus design thinking.

“Di mana entrepreneur membiasakan dirinya dalam pola berpikir innovative, untuk berani mencoba, berani mendengar masukan customer, mengakui kekurangan dan selalu berusaha memperbaiki,” kata Maureen Nuradhi.

Demo day tahap berikutnya dilakukan pada Desember 2022, untuk validasi final sebelum penutupan program WMK UC. [but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar