Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Unesa Gelar SBMPTN Jalur UTBK Mulai Hari Ini, Cek Lokasi dan Syaratnya

Pelaksanaan UTBK di Universitas Brawijaya, Malang.

Surabaya (beritajatim.com) – Seleksi Mahasiswa Baru Universitas Negeri Surabaya Jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) digelar hari ini hingga 23 Mei 2022. Ini merupakan penyaringan gelombang pertama dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Humas Unesa, Vinda Mayaningrum, menyatakan para peserta diharapkan memperhatikan syarat dan ketentuan tes di kampus ‘Satu Langkah di Depan’ itu.

Ketua Satuan Admisi Unesa, Dr. Sukarmin, M.Pd., menjelaskan dari segi jumlah, ada sekitar 22.140 peserta yang akan mengikuti tes UTBK. Jumlah peserta itu terbagi ke dalam 23 sesi ujian.

Setiap hari dilaksanakan dua sesi ujian. Rata-rata setiap sesi diikuti sebanyak 1.065 peserta.

Sukarmin juga menjelaskan UTBK di Unesa diselenggarakan di tiga lokasi. Berikut rincian lokasi tes:

1. Unesa Kampus Lidah Wetan. Ada tiga gedung yang digunakan sebagai tempat tes yaitu; (a) Perpustakaan-Training Center atau gedung sayap kiri dan kanan Rektorat, (b) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dan (c) di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS).

2. Unesa Kampus Ketintang. Tes digelar di gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH), Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Fakultas Teknik (FT).

3. UNUSA Kampus B (kampus mitra).

UTBK Unesa

Bagi peserta UTBK di Unesa, kata Sukarmin, harus memperhatikan syarat persiapan pelaksanaan ujian.

1. Menjaga kesehatan dan memastikan diri dalam kondisi sehat.

2. Memastikan lokasi ujian. Peserta harus benar-benar memastikan tempat ujiannya di kampus mana, di gedung apa dan ruangan mana. Ini untuk menghindari salah lokasi atau kejadian lain yang tidak diharapkan.

3. Membuat prakiraan waktu tempuh dari tempat tinggal atau lokasi asal ke lokasi ujian untuk mencegah keterlambatan saat mengikuti UTBK.

4. Menyiapkan dokumen yang disyaratkan berupa;

a) Kartu tanda peserta UTBK 2022.
b) Ijazah/fotokopi ijazah SMA/SMK/MA atau sederajat dan sudah dilegalisasi atau Surat Keterangan sedang duduk di kelas 12 dari kepala sekolah yang dilengkapi dengan pas foto berwarna terbaru dan dibubuhi cap sekolah.
c) Kartu identitas diri seperti KTP/SIM.

5. Terdaftar dan memiliki aplikasi PeduliLindungi untuk pengecekan sertifikat vaksin.

6. Peserta sudah melakukan vaksinasi minimal dosis 2 yang dibuktikan dengan sertifikat dan atau scan barcode PeduliLindungi.

7. Bagi peserta yang mendapatkan vaksin dosis 1 membawa hasil swab Antige minimal H-1 atau bisa juga membawa surat keterangan sehat dokter dari rumah sakit pemerintah atau puskesmas.

8. Menerapkan protokol kesehatan; mengenakan masker (disarankan masker medis yang baru), menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

Selain persyaratan ujian di atas, peserta juga harus memperhatikan ketentuan saat berada di lokasi ujian. Ketentuan yang dimaksud sebagai berikut;

1. Menggunakan pakaian bebas, rapi, sopan dan bersepatu. Peserta dilarang mengenakan kaos oblong (T-shirt).

2. Datang ke lokasi selambat-lambatnya 30 menit sebelum ujian berlangsung. Keterlambatan dengan alasan apapun lebih dari 30 menit sejak waktu tes dimulai, peserta tidak diperbolehkan mengikuti ujian.

3. Dianjurkan untuk tidak membawa kendaraan sendiri khususnya roda 4 (empat) karena keterbatasan lahan parkir. Pendamping atau pengantar peserta tidak diperkenankan menunggu di lokasi ujian.

4. Peserta wajib mengikuti pengecekan suhu saat memasuki gerbang lokasi ujian, suhu maksimum yang diizinkan masuk adalah 37,3 derajat Celcius.

5. Jika suhu tubuh melebihi 37,3 derajat Celcisu, maka peserta dipersilakan menunggu di ruang kesehatan untuk dilakukan observasi oleh tenaga kesehatan.

6. Jika pada saat ujian mengalami demam atau gejala pernapasan seperti batuk atau flu atau sesak nafas/nyeri tenggorokan maka tidak melanjutkan kegiatan ujian dan segera memeriksakan diri ke ruang transit/kesehatan yang telah disediakan panitia untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut apakah layak untuk mengikuti ujian atau tidak.

7. Peserta wajib mencuci tangan di area yang disediakan panitia penyelenggara serta tetap menjaga jarak untuk menghindari kerumunan di tempat cuci tangan yang disediakan panitia. Peserta dianjurkan membawa hand sanitizer. (adg/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar