Pendidikan & Kesehatan

Undang 70 Perguruan Tinggi Edu Fair ke Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Sebanyak 70 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta melakukan pameran di Gedung Islamic Center, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (16/1/2019). Puluhan perguruan tinggi itu membuat stand untuk memberikan banyak pilihan jurusan kepada pelajar tingkat SMA sederajat.

Ketua Musyawarah Guru Bimbingan Konseling SMA Sederajat Kabupaten Bojonegoro, Ida Nuraini mengatakan, edu fair yang diikuti perguruan tinggi dari Jawa Timur, Jawa Timur dan Jawa Barat itu untuk memberi banyak pilihan kepada para siswa, utamanya yang sudah menginjak kelas XII yang akan melanjutkan studi lanjutan.

Sebagian pelajar khusunya yang SMA menurut dia, memang banyak yang akan melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Namun, kata dia, meskipun sudah memiliki pilihan jurusan yang akan diambil mereka masih ada yang bingung menentukan kampus yang tepat. “Dengan edu fair ini mereka bisa mendapat informasi sebanyak-banyaknya,” katanya.

Dari pelaksanaan edu fair yang digelar setiap tahun ini diharapkan para pelajar bisa menyerap banyak informasi untuk membuat keputusan yang tepat untuk studi lanjutnya. “Antusias luar biasa dari para pelajar, sehingga banyak perguruan tinggi yang sudah menutup stand sebelum waktu berakhir,” lanjutnya.

Guru Bimbingan Konseling, SMA Negeri 3 Bojonegoro itu menambahkan, setiap tahun kesadaran pelajar untuk melanjutkan ke studi yang lebih tinggi ini semakin meningkat. Hal itu dilihat dari banyaknya pelajar yang datang untuk mencari informasi tentang perguruan tinggi dalam edu fair. “Kalau pelajar SMK mungkin bisa juga ke studi lanjut praktis pelatihan dan lain-lain,” lanjutnya.

Ada 60 sekolah yang diundang dalam edu fair ini. Para undangan dibagi menjadi dua sesi agar ruang yang digunakan pameran tidak terlalu penuh. Salah seorang siswa, Izza Irzadia, dari SMA Islam, Kecamatan Temayang mengatakan, sebelum datang ke edu fair dia sudah memiliki pilihan universitas untuk melanjutkan studi lanjutan.

“Pengen melanjutkan kuliah jurusan ekonomi. Sudah ada pilihan kampusnya tetapi mau cari perbandingan lain,” ujarnya usai melihat pameran dari berbagai universitas itu.

Salah seorang Tim Admisi dan Marketing, Ahmad Luthfin dari Universitas Gajayana Malang mengatakan sejauh ini sudah tiga kali mengikuti edu fair yang di gelar di Bojonegoro. Lima sampai 10 persen mahasiswa yang melanjutkan studi merupakan dari Kabupaten Bojonegoro. Karena, secara wilayah masih dekat untuk di jankau oleh para pelajar yang ingin melanjutkan kuliah ke luar kota.

“Sejauh ini bisa sampai 5 sampai 10 persen mahasiswa yang kita dapat dari edu fair ini. Kebanyakan yang ditanyakan fakultas ekonomi dan bisnis dan fakultas ilmu sosial dan budaya,” ungkapnya. [lus/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar