Pendidikan & Kesehatan

UNBK Terakhir, 109 SMP di Jember Belum Bisa Gelar Mandiri

Kepala Dinas Pendidikan Jember Edi Budi Susilo

Jember (beritajatim.com) – Ada 561 lembaga pendidikan sekolah menengah pertama negeri dan swasta dan madrasah tsanawiyah negeri dan swasta di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang akan menggelar ujian nasional terakhir tahun ini. Jumlah peserta mencapai 33.898 siswa, yang terdiri atas 17.058 siswa dan 16.840 siswi.

Sebanyak 109 lembaga belum siap menggelar ujian nasional berbasis komputer secara mandiri. Hal ini dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Jember Edi Budi Susilo, usai rapat dengar pendapat di ruang Komisi D DPRD setempat, Rabu (26/2/2020). “Sekarang yang siap UNBK mandiri ada 452 lembaga. Sebanyak 81 lembaga menggabung dan 28 lembaga masih dalam posisi menumpang,” katanya.

Dari 109 lembaga itu, ada lima SMP negeri yang melaksanakan UNBK dengan cara bergabung dengan sekolah lain. Dispendik sebenarnya tahun lalu sudah mengadakan 1.188 unit komputer dan server yang didistribusikan di 41 lembaga SMP negeri. Dengan demikian total ada 89 lembaga yang siap UNBK mandiri. “Yang lima lembaga lagi semoga pada tahun ini kami selesaikan,” kata Edi.

Sementara ini Dispendik berusaha agar sekolah-sekolah yang belum mandiri bisa bergabung atau menumpang pada sekolah terdekat. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jember tetap akan berusaha mengadakan komputer bagi sekolah-sekolah yang belum punya laboratorium komputer.

“Indikatornya bukan UNBK harus ada komputer. Tidak ada UNBK tahun depan pun, komputer harus tetap dimiliki karena itu tuntutan zaman. Lab komputer menjadi sangat penting dan mendesak untuk anak-anak,” kata Edi. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar