Pendidikan & Kesehatan

Unair Buka Permohoanan Keringanan UKT Sampai 5 Agustus 2020

Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya merespon permohonan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) akibat pandemi, tetapi ada penyesuaian kebijakan untuk meringankan mahasiswa.

Melalui Wakil Rektor 1 bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof Ni Nyoman Tri Puspaningsih mengatakan penyesuaian kebijakan berupa pemberian keringanan sebesar minimal 50 persen UKT kepada mahasiswa semester ganjil 2020/2021 yang tinggal menyelesaikan tugas akhir. Keringanan ini berlaku untuk semua jalur dan atau golongan (SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri).

Sedangkan permohonan keringanan UKT ditujukan kepada Direktur Keuangan UNAIR sebagaimana diatur dalam surat edaran sebelumnya, yaitu untuk penurunan diajukan melalui fakultas masing-masing, sedang untuk penangguhan atau pengangsuran bisa langsung melalui Unit Layanan Terpadu (ULT) dengan alamat email: [email protected] , pengajuan selambat-lambatnya sampai hari Rabu, 5 Agustus 2020 pukul 23.59.

“Untuk fasilitas pembelajaran, Unair memberikan dilakukan pemenuhan fasilitas WiFi di area kampus. Dan untuk pengajuan keringanan terakhir sampai tanggal 5,” ujar Prof Nyoman, Minggu (2/8/2020).

Selain itu, Rektor Unair, Prof Muh Nasih mengatakan telah mengeluarkan kebijakan pembebasan UKT bagi 2.395 mahasiswa. Mereka adalah para mahasiswa yang saat ini masuk semester 3, 5, dan 7. Pembebasan ini dengan menggunakan skema Kartu Indonesia Pintar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Mahasiswa yang sudah melakukan yudisium sebelum tanggal 5 Oktober 2020 tidak dikenakan UKT. Hal ini berlaku untuk mahasiswa jenjang S1, S2, S3.

Hingga 30 Juli 2020, Universitas Airlangga memberikan keringanan UKT kepada sekitar 2.424 mahasiswa lebih. Jumlah ini kemungkinan masih dapat bertambah. Keringanan UKT dapat berupa penurunan, penangguhan, dan pengangsuran UKT.

Unair pun memberikan kesempatan cuti khusus bagi mahasiswa yang terkendala dalam proses pembelajaran akibat Covid-19, dan tidak akan dikenakan UKT selama masa cuti semester gasal 2020/2021.

Memberikan insentif untuk penanganan Covid 19 sebesar 50 persen dari UKT bagi mahasiswa PPDS Fakultas Kedokteran untuk semester gasal 2020/2021 yang aktif melaksanakan pembelajaran di RS. Jumlah yang menerima insentif sebanyak sekitar 1.675 PPDS. Bagi yang menerima beasiswa tugas belajar tidak diberi insentif.

Pembebasan atas pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau Sumbangan Operasional Pendidikan (SOP) pada semester gasal 2020/2021 bagi mahasiswa masuk Batas Waktu Studi yang memperoleh perpanjangan waktu semester genap 2019/2020 (berlaku untuk satu kali masa perpanjangan).

Kebijakan tersebut dibuat sebagai bentuk komitmen Unair membantu mahasiswa agar tetap bisa belajar lancar. Selain itu, Rektor berharap agar mahasiswa tetap menjalankan displin protokol kesehatan dimanapun berada. Tetap semangat agar mahasiwa terus mengembangkan kreativitasnya. [kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar