Pendidikan & Kesehatan

UNAIR Bersama Dindik dan Gubernur Baru Adakan Doa Bersama Siswa-siswi SMA-SMK

Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Airlangga (UNAIR) hari ini menggelar Doa Bersama Siswa-siswi SMA-SMK sebagai Jawa Timur, di Gedung Airlangga Convention Center (ACC) , Jumat (1/3/2019).

Doa Bersama ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan diri siswa-siswi SMA-SMK dalam Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (USBNBK) yang tinggal menghitung hari.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Saiful Rachman, Rektor UNAIR Prof Nasih, Kapolrestabes Surabaya, dan jajaran pimpinan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, Rektor UNAIR Prof Nasih memberikan beberapa pesan dan motivasi kepada ratusan siswa-siswi yang hadir memenuhi gedung ACC Kampus C UNAIR. Prof Nasih mengimbau agar seluruh siswa-siswi agar meminta doa kepada guru dan para alim ulama. Menurutnya, mereka (guru, alim ulama, red) memiliki banyak energi positif yang bisa ditularkan kepada anak didik.

“Energi positif inilah, diharapkan mampu mengalir pada jiwa anak didik semua. Hal itu tentu akan memberikan dampak yang baik saat kalian semua (siswa-siswi red) untuk mengikuti ujian. Saya tunggu dan semoga pada bulan Juli nanti, kalian semua (siswa-siswi, red) bisa dikukuhkan menjadi mahasiswa UNAIR,” ujar Prof. Nasih.

Pada kesempatan itu, Prof Nasih juga meminta seluruh hadirin yang pilihan pertama SNMPTN di UNAIR untuk angkat tangan. Selain itu, bagi siswa-siswi yang memiliki prestasi akademik dan organisasi untuk maju ke depan. Tercatat ada tujuh siswa-siswi yang hadir dalam acara tersebut diterima langsung menjadi mahasiswa UNAIR pada jalur SNMPTN.

Menambahkan pernyataan Prof Nasih, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan juga berpesan agar seluruh siswa benar-benar memanfaatkan momentum ini dengan baik.

Selain itu, Kombespol Rudi juga mengatakan bahwa seluruh siswa untuk terus menaati peraturan yang telah ada. Janga sampai siswa melakukan tindakan yang tidak baik atau malah mengunjungi tempat-tempat yang tak selayaknya dikunjungi.

Usai paparan dari Rektor UNAIR dan Kapolrestabes Surabaya, ratusan siswa juga mendapat motivasi langsung dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. “Kita harus memiliki prasangka baik kepada Allah. Karena dengan ini menjadi salah satu hal utama untuk memberikan energi positif pada diri kita masing-masing,” tutur Khofifah.

Gubernur perempuan yang juga menganggap dirinya sebagai ibu semua anak Jatim ini juga menghimbau agar perjuangan dalam mengenyam pendidikan haruslah dilakukan bersama.

“Saya akan ikut berjuang dan mendoakan kalian semua, saya akan berpuasa. Kalau gubernurnya puasa, orang tua ikut puasa, kalian semua juga harus ikut puasa. Kalau kalian sempat berbuat salah kepada orang tuanya, yang marah dengan orang tuanya. Kalian harus meminta maaf kepada beliau semua,” nasihat Khofifah.

Pasalnya, menurut Khofifah doa orang tua adalah doa yang utama untuk mengantarkan kalian menuju gerbang kesuksesan. Sukses dalam ujian dan bahkan sukses saat memilih serta melanjutkan ke kampus impian.

Pada kesempatan itu, Khofifah juga mengundang salah satu siswa dan siswi yang menjadi penghafal Quran untuk maju ke panggung. Satu siswa dan siswi tersebut diminta untuk menghafalkan beberapa ayat di dalam al Quran.

Bacaan Quran ini, jelas Khofifah, menjadi bekal dan memberikan ketenangan hati kita semua dalam menjalankan banyak aktivitas. Terlebih, untuk anak-anak semua dalam menjalankan ujian yang akan berlangsung nanti.

Sebelum menutup pesan-pesan dihadapan ratusan siswa-siswi, Khofifah berpesan dan menitip salam kepada seluruh orang tua siswa-siswi yang ada di rumah.[adg/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar